KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Satlantas Polres Mojokerto Kota menyelidiki video viral di media sosial (medsos) aksi dua pemotor brutal yang tersungkur dan terlindas saat balap liar di Jalan Mojopahit Kota Mojokerto, Sabtu (10/6). Dalam video berdurasi 6 detik itu, tampak salah satu pemotor gagal freestyle standing yang berujung tabrakan antarpemotor, tepatnya di simpang empat Jalan Majapahit-Jaksa Agung Suprapto.
Pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terus ditelusuri anggotanya guna mengungkap peristiwa heboh tersebut agar tidak terulang lagi di kemudian hari. ’’Masih kami dalami apakah aksi yang diduga di Jalan Mojopahit itu benar. Masih kami selidiki bersama tim dari Unit Gakkum (penegakkan hukum),’’ tegas Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Sudjio Budi Santoso.
Heru juga tak henti-hentinya menindak aksi balap liar dan konvoi kendaraan lewat razia rutin setiap malam. Aktivasi tilang manual turut dinilainya efektif dalam meminimalisir pelanggaran yang berpotensi terhadap fatalitas pengendara. Selain juga tilang elektronik lewat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang mulai diuji coba dua pekan belakangan.
’’Kami akan cek CCTV (close circuit television) dan konfirmasi ke warga sekitar lokasi. Kami galakkan razia, utamanya terhadap aksi balapan liar dan knalpot brong karena sudah banyak dikeluhkan masyarakat,’’ tandas Heru.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, insiden kecelakaan tersebut terjadi sekitar Jumat (9/6) malam menjelang Sabtu (10/6). Saat itu, rombongan pemotor sengaja menggeber motornya sejak lampu traffic light menyala merah. ’’Dia (korban, Red) dari arah Alun-Alun. Sejak awal memang sudah bleyer-bleyer, entah mau balapan atau memang atraksi. Terus dia terlalu tinggi mengangkat motornya, jadi hilang keseimbangan dan jatuh. Baru setelah itu ada temannya yang lain yang menabraknya dari belakang dan sama-sama terjatuh,’’ terang Elisa, pemilik warung kopi di sekitar lokasi.
Beruntung, kedua pembalap masih bisa berdiri usai bertabrakan dan tersungkur. Terlihat, enam rekan mereka yang turut konvoi juga ikut menolong. Setelah itu, mereka lantas pergi dengan mengendarai motornya meski tampak lusuh dan rusak. Video tersebut kini telah beredar luas di whatsapp grup (WAG).
Ditengarai, video tersebut sengaja direkam rekan sesama pemotor hingga akhirnya tersebar luas dan viral di medsos. ’’Dia masih bisa berdiri kok. Untungnya pakai helm, jadi nggak sampai ada luka parah. Setelah ditolong, mereka naik motor lagi dan pergi,’’ ujarnya. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah