Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Aset PT KAI Digarong Komplotan Maling

Fendy Hermansyah • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 21:03 WIB
NYOLONG: Komplotan maling tengah mencuri besi underpass milik PT KAI di Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko.
NYOLONG: Komplotan maling tengah mencuri besi underpass milik PT KAI di Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko.
SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Komplotan maling menyasar aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pembatas tinggi kendaraan yang melintangi underpass hendak digondol maling. Beruntung, aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan warga.

Kali pertama, aksi pencurian tersebut diketahui warga sekitar pukul 12.00 Kamis (27/10). Pelaku yang berjumlah empat orang itu tiba di lokasi dengan mengendarai pikap bernopol S 9070 SA. ’’Kejadiannya selepas salat zuhur. Mereka terbilang berani mencuri di siang hari begitu,’’ ungkap Ningsih, salah seorang warga.

Menyasar sisi utara underpass yang tidak jauh dari balai desa itu, mulanya warga tidak menaruh curiga. Apalagi, mereka membawa peralatan mekanik lengkap beserta perangkat las. Dan di antaranya mengenakan seragam safety K3 layaknya petugas lapangan. Saat beraksi mengincar balok besi pembatas tinggi kendaraan, mereka sempat memblokade underpass dengan safety line.

Namun, kecurigaan warga menguat saat pelaku mengelas dan hendak mencopot balok besi dengan panjang sekitar 3 meter tersebut. ’’Kebetulan waktu itu ada warga di sekitar lokasi, langsung ditegur. Kalau mau perbaikan kok malah diongklek-ongklek (dilepas paksa) gitu besinya. Mereka malah ngakunya dari PT KAI dan katanya sudah izin,’’ bebernya.

Namun, warga tidak percaya begitu saja. Warga lantas melapor ke perangkat desa setempat untuk memastikan identitas komplotan garong tersebut. Pengakuan yang berbelit-belit dan pelaku hendak kabur. Namun, warga berupaya menahan pelaku. Hingga perangkat desa setempat melaporkan aksi tersebut ke polisi.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif membenarkan adanya pencurian yang menyasar aset perkereta apian di Kabupaten Mojokerto itu. Pihaknya menegaskan, para pelaku bukan dari pihak PT KAI.

’’Kami sudah menerima informasi terkait itu. Para pelaku ini mencuri aset PT KAI. Salah satunya pembatas tinggi kendaraan di underpass itu. Kami pastikan, mereka bukan dari pihak PT KAI,’’ ungkapnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto. Luqman menegaskan, kasus tersebut kini telah ditangani pihak berwajib. ’’Sudah kami serahkan ke Polsek Sooko. Karena jelas-jelas ini tindak kriminal, kami bawa ke ranah hukum,’’ tandasnya.

Di lain sisi, Kanit Reskrim Polsek Sooko Ipda Abdul Wahib membenarkan pihaknya telah mengamankan kawanan maling tersebut. Keempatnya sedang menjalani pemeriksaan intensif di mapolsek. ’’Sementara ini ada empat orang yang kami amankan. Saat ini sedang kami periksa dan terus kembangkan untuk mengungkap pelaku yang sebenarnya,’’ sebutnya. (vad/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#komplotan #PT KAI #maling #aset KAI