Berbagai upaya penelusuran tidak berhasil mengungkap identitas korban. Kondisi mayat yang rusak parah membuat sidik jarinya sulit terbaca. ”Perkiraan dokter, korban sudah meninggalnya seminggu sampai 40 hari,” ujar Kanitreskrim Polsek Gedeg Aiptu Cahyono.
Demikian pula dengan petunjuk kaus seragam pramuka SMAN Mojoagung yang dipakai korban saat ditemukan Jumat (15/7) lalu. Penelusuran melalui informasi penemuan mayat dan orang hilang itu tak membuahkan hasil.
Saat ini, jasad korban telah dikebumikan di Surabaya. Dia dimakamkan di kuburan khusus mister X yang disediakan Polda Jatim. Pemakaman tersebut dilakukan setelah serangkaian penyelidikan dan proses otopsi dianggap cukup. ”Kami makamkan di sana karena identitasnya tidak muncul,” katanya.
Hasil otopsi resmi yang dikeluarkan Labfor Polda Jatim, lanjutnya, korban tidak menunjukkan tanda-tanda tenggelam. Tak ditemukan pasir atau benda asing di organ tubuhnya. Dari pemeriksaan itu, korban justru dinyatakan meninggal sebelum tenggelam. Tim dokter menemukan adanya gangguan pada jantung korban. Yakni, tertutupnya katup jantung sehingga membuat korban meninggal. ”Kesimpulannya korban ini mengalami serangan jantung sebelum tenggelam,” terang dia.
Pihaknya memiliki sejumlah analisis terkait tenggelamnya korban. Dimungkinkan, dia tercebur ke Sungai Brantas karena mengalami serangan jantung. Selain itu, korban bukan tidak mungkin memiliki gangguan jiwa lantaran misteriusnya identitas. ”Yang pasti kami sudah berupaya dan memang (identitas) tidak ketemu,” ucapnya.
Sebelumnya, warga menemukan mayat pria di Sungai Brantas, tepatnya di bawah jembatan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Desa Pagerluyung, Jumat (15/7) lalu. Jasad pria berusia sekitar 50 tahun dan tinggi sekitar 165 sentimeter itu ditemukan mengambang dengan posisi telentang.
Dia mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam dan celana pendek berwarna biru. Pada bagian depan kaus terdapat logo Gajah Mada Tribuana Tungga Dewi dan tulisan Scoutnema Gudep 12.061/12.062 Pangkalan SMAN Mojoagung. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah