Pelajar yang duduk di kelas VIII ini mengaku, sejak kecil memang terlahir di dunia musik. Sebab, sang ayah memang merupakan salah satu pemain alat musik organ. Dari situ, ia kerap berlatih dengan ayahnya untuk menyanyikan beragam lagu. ”Memang diajari ayah juga cara nyanyi. Akhirnya pas ikut lomba TK sudah juara,” ulasnya.
Kayla juga sempat maju sebagai perwakilan menyanyi solo tingkat provinsi. Namun, sayangnya, ia hanya berhasil masuk dalam finalis enam besar. Kegagalan tak menyurutkan semangatnya dalam meraih prestasi. Gadis 15 tahun ini mengungkapkan, selain menyanyi ia kini juga tengah menjajal fokus di bidang lainnya. Yakni bermain alat musik.
Selama dua tahun terakhir, ia fokus belajar bermain gitar. Dengan harapan, suatu saat ia bisa memainkan gitar sembari bernyanyi. ”Kan bisa jadi nilai plus kalau bisa nyanyi sekaligus bisa main gitar,” tuturnya.
Cita-cita lainnya, Kayla menuturkan ingin bisa bermain biola. Namun, sang ayah berpesan padanya untuk sementara waktu memfokuskan diri dalam dunia tarik suara serta bermain gitar. ”Ya, Insyaallah kalau nanti ada kesempatan datang bisa nyoba belajar biola,” harapnya.
Disinggung terkait motivasi bagi teman sebaya, Kayla berpesan untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang. Seperti ajang lomba yang mungkin sesuai dengan bakat atau minat yang dimiliki. Baginya, kegagalan bukan menjadi tanda untuk menyerah begitu saja. ”Justru kalau gagal harus coba lagi, harus punya motivasi sendiri agar bisa bangkit dan terus berkarya,” tandasnya. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah