PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto - Dishub Provinsi Jawa Timur melarang keras pengguna jalan yang sengaja berhenti di Jembatan kembar Cangar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Terlebih hanya untuk kepentingan nongkrong dan berswafoto.
Dalam waktu dekat, Dishub bakal memasang rambu larangan berhenti di sekitar jembatan yang kerap disebut jembatan kembar itu. Kepala UPT P3 LLAJ Mojokerto Yoyok Kristyowahono menerangkan, pihaknya bakal memasang rambu di sekitar Jembatan Cangar itu lantaran sering didapatinya pengguna jalan yang berhenti di jembatan. Bukan karena kondisi darurat layaknya kendaraan mogok, melainkan untuk sekedar nongkrong dan berfoto-foto alias selfie.
Padahal, lebar ruas jalan di atas jembatan itu hanya lima meter. Sehingga berisiko tinggi menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas ketika kendaraan besar tengah melintas. ’’Sebenarnya secara tidak tertulis, kendaraan itu tidak boleh berhenti di atas jembatan karena bisa menimbulkan macet dan kecelakaan. Selain itu, beban jembatan jadi bertambah sehingga dikhawatirkan bisa merusak konstruksinya,” terangnya.
Lantaran memicu sejumlah dampak negatif, pihaknya bakal memasang rambu dilarang berhenti di sekitar Jembatan Cangar. Sebab, sejauh ini petugas hanya melakukan teguran lisan kepada kawula muda yang doyan nongkrong di jembatan tersebut. ’’Dalam waktu dekat kita akan pasang empat rambu dilarang berhenti di dekat dua jembatan tersebut, baik dari arah Mojokerto maupun Batu. Nanti juga kita kasih spanduk larangan di sisi samping jembatan,’’ bebernya.
Hal tersebut sebagai dasar petugas untuk menindak tegas sejumlah pengguna jalan yang nekat berhenti dengan sengaja di sana. Lantaran selama ini lokasi tersebut dinilai minim pengawasan petugas sehingga mereka bisa leluasa melanggar aturan. ’’Jadi ketika nanti rambu sudah dipasang dan kami lakukan sidak bersama kepolisian, mereka bisa ditindak secara hukum untuk efek jera,’’ ungkapnya.
Langkah dishub tersebut sekaligus menindak lanjuti video viral di media sosial media beberapa waktu lalu. Terkait pengemudi mobil pikap warna hitam bernopol W 8501 DK geram atas kelakukan muda-mudi yang berhenti di bahu Jembatan Cangar untuk berswafoto. Tak pelak, sang kernet pun memaki-maki dan membubarkan sejumlah pemotor tersebut.
’’Waktu itu kondisinya macet dua arah, dari atas (Batu) udah di klakson tapi gak ada yang minggir. Ya mungkin gara-gara itu, karena jembatannya juga gak lebar, jadi hanya pas dibuat untuk satu mobil saja,’’ ungkap pemilik akun TikTok Ozie Pictures, Fatkhur Rozi. Dikatakannya, kejadian yang sempat menghebohkan jagad maya itu itu diabadikannya dalam video sekitar pukul 16.00 Minggu (23/1). (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah