Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Polisi Sebar 2 Ribu Lembar Sketsa Wajah Pembunuh Tukang Pijat

Imron Arlado • Jumat, 12 Februari 2021 | 16:10 WIB
polisi-sebar-2-ribu-lembar-sketsa-wajah-pembunuh-tukang-pijat
polisi-sebar-2-ribu-lembar-sketsa-wajah-pembunuh-tukang-pijat

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Hingga sepekan berlalu, kasus pembunuhan dan penganiayaan di Panti Pijat Berkah Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, belum terungkap. Kamis (11/2), Polres Mojokero Kota meminta bantuan masyarakat dengan menyebar sketsa wajah terduga pelaku pria misterius yang kabur.


Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, petugas terus mengusut identitas dan keberadaan pelaku. Namun, proses penyelidikan seminggu terakhir belum banyak membuahkan hasil. ’’Hari ini (kemarin, Red) merupakan hari ketujuh penyelidikan tersebut. Hasilnya, penyelidik masih menemukan kesulitan untuk mengetahui wajah dan identitas pelaku,’’ ungkapnya kemarin.


Hingga tujuh hari penyelidikan, sebut Deddy, Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah memeriksa sedikitnya lima saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga memelototi sejumlah rekaman CCTV milik warga guna mengetahui ciri-ciri pelaku. Dari seluruh informasi yang didapatkan, polisi dapat membuat sketsa wajah pria terduga pelaku.


Menurutnya, sketsa wajah yang disebar ini memiliki tingkat kemiripan dengan terduga pelaku hingga 90 persen. ’’Foto sketsa wajah ini nantinya akan kami lakukan pemasangan di tempat-tempat umum ataupun di angkutan umum agar diketahui masyarakat. Sehingga, dengan harapan sketsa wajah ini bisa mempercepat proses penyelidikan atau alat bantu terungkapnya kasus kejahatan ini,’’ tambahnya.


Sebanyak 2.000 lembar sketsa wajah pelaku telah ditempelkan ke angkutan umum dan sejumlah titik keramaian. Seperti, stasiun, terminal, rumah makan, maupun mal. Dalam lembaran sketsa tersebut juga disertakan informasi ciri-ciri pria terduga pelaku. Meliputi, bentuk muka oval, kulit sawo matang, rambut ikal, usia sekitar 25 tahun hingga 30 tahun, tinggi badan 165 sentimeter (cm), bertubuh kurus, serta melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna pink. ’’Harapanya bisa menjadi alat bantu dan masyarakat bisa melaporkan. Karena di sini tercantum nomor telepon call center kami yaitu, 0321-330677 atau call center 110,’’ tuturnya.


Dengan ini, lanjut Deddy, pihaknya memohon bantuan kepada masyarakat yang mengetahui ciri-ciri terduga pelaku ini agar menginformasikan kepada polisi. Baik, melalui telepon, melapor ke Mapolres Mojokerto Kota, maupun mapolsek terdekat.


Sebagaimana diketahui, insiden berdarah terjadi di Panti Pijat Berkah Jalan Raya Mlirip, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis siang (4/2) sekitar pukul 11.00. Seorang tukang pijit, Santi, 40, asal Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, tewas di tempat. Sedangkan, Tatik, 48, warga Dusun Kwangen, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, yang saat itu sedang mengantarkan makanan ke lokasi tersebut turut menjadi korban.


Dia dibacok pelaku hingga mengalami luka berat di telinga kiri. Dalam peristiwa ini, pelaku menghabisi nyawa korban dengan sebilah golok.


Sebelumnya, korban sempat memijat pelaku selama 15 menit. Ketika itu, Tatik yang hendak mengantarkan makanan diminta menunggu di ruang tunggu. Pasalnya, dia masih melayani tamu alias pelaku. Namun, dari dalam bilik  kamar tiba-tiba terdengar suara gaduh. Tatik mendatanginya dan menemui Santi  telah tersungkur tewas dalam kondisi setengah telanjang. Sementara itu, dia juga turut menjadi korban lantaran terkena sabetan golok di bagian telinga kiri. Setelah melakukan aksinya, dengan hanya memakai celana dalam, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Beat kabur menuju arah timur. (adi)

Editor : Imron Arlado
#polres mojokerto kota