Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dua Brankas SMKN 1 Pungging Dibobol, Uang Setengah Miliar Digondol

Moch. Chariris • Kamis, 28 Maret 2019 | 17:32 WIB
dua-brankas-smkn-1-pungging-dibobol-uang-setengah-miliar-digondol
dua-brankas-smkn-1-pungging-dibobol-uang-setengah-miliar-digondol

MOJOKERTO – Masa ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMKN 1 Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, diwarnai peristiwa pencurian. Kamis (28/3) pagi sekolah kejuruan negeri ini disatroni kawanan pelaku.


Mereka langsung menyasar ruang Tata Usaha (TU) sekolah dan membobol dua unit brankas sekaligus. Dari hasil penghitungan sementara pihak sekolah, uang yang raib dibawa kabur pelaku nilainya mencapai Rp 500 juta.


Uang yang disimpan dalam dua brankas ini adalah uang kesiswaan yang sedianya akan digunakan untuk pelunasan biaya studi wisata ke Pulai Dewata, Bali. Hingga pagi ini, tim identifikasi Polres Mojokerto dan Polsek Pungging masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di SMKN 1 Pungging. Termasuk menggali keterangan saksi-saksi dan mengamankan brankas sebagai barang bukti.


Informasi yang digali radarmojokerto.id di lokasi kejadian, kasus pembobolan brankas SMKN 1 Pungging tersebut pertama diketahui bendahara kelas, Sulikiyah, pada pukul 07.02. Saat itu, dia yang baru memasuki ruang TU dikejutkan dengan kondisi ruangan yang tidak seperti biasanya. Acakan-acakan, dan dua brankas sekolah berubah dari posisi semula. ”Kondisi brankas juga sudah terbuka,” katanya.


Semula dia sempat tidak percaya atas peristiwa yang menimpa sekolahnya. Kepanikan Sulikiyah bahkan membuatnya menanyakan kepada bendahara komite sekolah, Erna Kustiyah, dengan mengira brankas yang dibobol sedang dalam perbaikan. ”Ono opo iki Bu Erna, kok koyok ngene. Brankasnya mau didandani ta (ada apa ini Bu Erna brankasnya sedang diperbaikan ta)," lontarnya kepada Erna Kustiyah, yang duduk disampingnya.


Penasaran tentang apa yang sedang terjadi, Erna lantas ikut mengecek dan masuk ke dalam ruang TU. "Ternyata, brankas sudah terbuka," sambung Erna. Dari situ keduanya menyadari bahwa dua brankas sekolah berisi uang kesiswaan senilai Rp 500 juta tersebut jadi sasaran pembobolan. Usai memastikan setelah sekolah disatroni pelaku pencurian, kasus ini lantas dilaporkan ke Mapolsek Pungging. "Kerugiannya ditafsir capai Rp 500 juta," tambah Erna.


Sulikiyah menambahkan, uang mencapai setengah miliar itu sebelumnya memang disimpan dalam dua brankas berbeda. Masing-masing satu brankas menyimpan Rp 400 juta, sisanya Rp 100 juta disimpan dalam brankas berbeda. Sehingga, untuk mengurasnya, pelaku juga membuka dua brankas sekaligus dengan cara dicongkel dalam waktu bersamaan. "Itu uang kesiswaan. Padahal, rencananya mau buat melunasi studi wisata ke bali," tandasnya.


 

Editor : Moch. Chariris
#bobol brankas