KABUPATEN - Mahaeswari dan Alfan Rosyid ’Abdulloh Mu’thy, kakak-beradik asal Desa/Kecamatan Bangsal sukses merebut medali emas di Kejurprov Catur Jatim ke-57 di Pacitan, 8-11 Juli, Senin (14/7).
Pelajar kelas 3 SDN Bangeran, Kecamatan Dawarblandong dan kelas VII SMPN 1 Bangsal ini kompak merebut emas setelah melewati tujuh babak tanpa kekalahan. Atas prestasi tersebut, keduanya berhak tampil di ajang lebih tinggi, yakni Kejurnas Catur Junior.
’’Kakak-beradik ini berhak mewakili Jatim ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan bulan September di Banten,’’ ujar Ketua Percasi Kabupaten Mojokerto Winarno, kemarin (13/7).
Dalam perjalanannya di Kejurprov, baik Mahaeswari maupun Alfan sukses menyingkirkan ratusan pecatur muda di kelompok usia. Mahaeswari turun di Kelompok Umur (KU) F atau Kelompok Umur 9 tahun (KU-9) putri, sedangkan Alfan turun di KU-13 putra.
Selama bertanding, Mahaeswari turun di 7 babak dan selalu menang alias sapu bersih. Sedangkan Alfan, juga bermain selama 7 babak dan tidak pernah kalah. ”Adiknya bersaing dengan 110 peserta, sementara sang kakak bersaing dengan 135 peserta. Mahaeswari sapu bersih kemenangan, Alfan 5 kali menang dan dua kali remis,” imbuhnya.
Dengan kemenangan ini, kedua pecatur cilik itu tidak hanya berhak tampil di Kejurnas, tapi juga disiapkan turun di dua ajang prestisius lainnya, yakni Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jatim 2026 di Ngawi, dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang di Surabaya.
Selama menjalani pemusatan latihan, mereka ditempa langsung oleh ayahnya sendiri Zaenal Mutaqin yang juga guru SDN Bangeran, Kecamatan Dawarblandong. ”Dilatih bapaknya sendiri yang buka privat catur di rumahnya,” pungkas Winarno. (far/ris)
Editor : Fendy Hermansyah