Ki Mukhammad Mustakim, Pamong SMP Tamansiswa Kota Mojokerto
SOSOK pamong yang satu ini tak mau ”diam”. Keseharian sebagai staf tata usaha dan juga penanggung jawab laboratorium komputer SMP Tamansiswa Kota Mojokerto juga mengajarkan ekstrakurikuler robotik hingga advertising. Seperti pembuatan running text, jam digital, neon box maupun merangkai, juga memprogram videotron.
Ki Mukhammad Mustakim yang sibuk mengajarkan ekstra, juga melibatkan anak didiknya juga mengerjakan beberapa pekerjaan yang datang dari luar. Tak tanggung-tanggung, hingga kota-kota yang ada di Jawa Timur (Jatim) hingga Jawa Tengah (Jateng). ”Selain menyewakan alat-alat panggung, ketika ada pekerjaan luar kota, pihak sekolah memberi support dan memberikan kelonggaran sekaligus praktik lapangan bagi siswanya,” ujarnya.
Selama mengajar atau membina ekstrakurikuler di SMP Tamansiswa, dirinya juga memberikan ilmunya kepada siswa-siswi di sekolah negeri. ”Hampir seluruh sekolah negeri di Kota Mojokerto saya memberikan ekstrakurikuler robotik dan disambut baik oleh pihak sekolahnya,” jelasnya. Suami dari Korin Zubaidah sekaligus ayah dari Hamid dan Nazwa ini juga dituntut pintar dalam membagi waktu untuk keluarga dan menjalankan tugas.
Dirinya juga tak segan membagi ilmunya kepada pemuda-pemudi di Kota Mojokerto yang tercatat di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto. ”Setiap tahun pasti saya diajak dinas sosial dalam program pelatihan. Salah satunya pelatihan service handphone hingga pembuatan running text,” tandasnya. (rif/ris)
Editor : Fendy Hermansyah