Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

dr. Mira Kusuma Wardani, Sp.OG, Dokter Kandungan yang Jaga Dua Peran 

Fendy Hermansyah • Selasa, 21 April 2026 | 05:21 WIB
dr. Mira Kusuma Wardani, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Prof dr  Soekandar Kabupaten Mojokerto.
dr. Mira Kusuma Wardani, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Prof dr Soekandar Kabupaten Mojokerto.

 

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Prof dr  Soekandar Kabupaten Mojokerto

 

SEMANGAT Kartini hidup pada perempuan yang mengabdi untuk sesama. Salah satunya dr. Mira, Sp.OG, dokter spesialis kandungan di RSUD Prof dr Soekandar.

Sosok dr. Mira menjadi cermin Kartini masa kini: cerdas membagi peran, profesional di bidangnya, dan tetap hadir utuh untuk keluarga. Dari tangannya, lahir harapan baru bagi keluarga dan bangsa. Di Hari Kartini 2026, ia membagikan makna perjuangan Kartini masa kini dari ruang bersalin hingga rumah tangga.

’’Sebagai dokter SpOG, sudah menjadi kewajiban saya menolong pasien dan harus siap 24 jam karena persalinan bisa terjadi kapan saja. Namun di sisi lain, saya juga memiliki tanggung jawab sebagai ibu dan istri dan Alhamdulillah saya sudah dikarunia putra dan putri,’’ ujar dr. Mira.

Menurut dia, kunci utamanya adalah manajemen waktu, menentukan prioritas, serta membuat jadwal yang terencana. ’’Dukungan keluarga terutama pasangan sangat penting. Kami berbagi peran dalam pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga. Saya berusaha memastikan semua berjalan seimbang antara tugas saya sebagai dokter kandungan dan ibu untuk keluarga saya,’’ tambahnya.

Bagi dr. Mira, kesetaraan gender berarti perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan, karier, dan kepemimpinan. ’’Dalam dunia kedokteran saat ini, semakin banyak perempuan yang menjadi spesialis, dosen, peneliti, bahkan pemimpin RS,’’ jelasnya.

Ia menegaskan, kompetensi seorang dokter tidak ditentukan oleh gender, tetapi oleh kemampuan, pengalaman, dan dedikasi yang tinggi. ’’Saya merasa setiap perempuan yang berusaha memberi manfaat bagi sesama adalah Kartini masa kini. Saya sebagai ’’Kartini Soekandar’’ melanjutkan perjuangan Kartini terdahulu melalui pelayanan yang maksimal dengan memastikan kesehatan perempuan. Karena dari rahim ibu lahir generasi hebat untuk masa depan bangsa Indonesia,’’ tutup dr. Mira. (bas/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#dr. Mira Kusuma Wardani #RSUD Prof dr  Soekandar Kabupaten Mojokerto #radar mojokerto #hari kartini