Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

dr. Nurcahyati Akbar Kusuma Wardani, Meneladani Perjuangan RA Kartini

Fendy Hermansyah • Selasa, 21 April 2026 | 02:30 WIB
dr. Nurcahyati Akbar Kusuma Wardani, Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
dr. Nurcahyati Akbar Kusuma Wardani, Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.

Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto 

HARI Kartini pada hakikatnya untuk mengenang semangat, kebesaran jiwa, dan ketulusan hati Raden Ajeng (RA) Kartini, dalam memperjuangkan kebersamaan dan kesetaraan gender. Melalui momentum ini, sebagai pengingat kembali meneladani perjuangan RA Kartini di masa lalu demi kesetaraan gender. Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto  dr. Nurcahyati Akbar Kusuma Wardani mengatakan, semangat Kartini menjadi teladan bagi perempuan Indonesia, khususnya dalam berbagai organisasi perempuan. 

Kendati demikian, lanjut dia, harus diingat bahwa dalam memperjuangkan kesetaraan gender tidak melupakan kodrat sebagai perempuan. ”Dalam hal ini, harus dipahami bahwa makna emansipasi yang benar adalah perjuangan kaum perempuan demi memperoleh hak memilih dan menentukan nasib sendiri,” ujarnya. 

Karena itu, dengan pengembangan potensi, maka perempuan dapat memanfaatkan hak dan kesempatan yang sama. Dengan demikian, dirinya mengajak meneruskan perjuangan Kartini untuk bersama-sama membangun bangsa. Sebab, emansipasi yang disuarakan oleh RA Kartini, sebenarnya lebih menekankan pada tuntutan agar perempuan saat itu memperoleh pendidikan yang memadai, menaikkan derajat perempuan yang kurang dihargai, dan kebebasan dalam berpendapat.

”Oleh karena itu, sasaran program pemberdayaan perempuan seyogianya diarahkan untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada pada diri perempuan,” kata ibu dua anak ini. Nurcahyati menambahkan, peran penting DWP sebagai organisasi yang terdiri dari para istri ASN ini, sangatlah strategis dalam mendukung dan mendorong peran perempuan di berbagai aspek kehidupan. ”Salah satunya aspek pendidikan,” imbuhnya. 

Dia lantas mengajak agar DWP dinas pendidikan terus berinovasi dan mengembangkan program-program yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi perempuan.  ”Kita tahu bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam pembebasan dan pemberdayaan. Melalui peningkatan pendidikan, perempuan tidak hanya dapat mengembangkan diri sendiri, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa,” tandas perempuan yang kini menjabat Kepala Puskesmas Jetis, ini. (bas/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Ketua DWP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto #dr. Nurcahyati Akbar Kusuma Wardani #radar mojokerto #hari kartini