BAGI Inna Rahmatul Ummah, peraih Juara 2 Guru Favorit jenjang SMP Kabupaten Mojokerto ini, profesinya sebagai pendidik bertugas sebagai fasilitator belajar. Yakni dengan menciptakan suasana belajar yang aman, bermakna dan menyenangkan agar peserta didik bertumbuh secara utuh. ’’Utuh dalam makna tidak hanya cerdas akademik tetapi juga berkarakter,’’ kata guru SMPN 2 Gedeg ini.
Mendalami profesi pengajar selama 17 tahun, Inna punya siasat pembelajaran yang diajarkan pada peserta didik. Metode ini diterapkan agar membuat siswa lebih paham materi. ’’Berangkat dari keyakinan, setiap siswa bisa belajar, tetapi dengan cara yang berbeda. Karena itu, strategi saya tidak tunggal, melainkan fleksibel dan kontekstual,’’ ulasnya.
Perempuan 38 tahun ini juga selalu mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Materi yang dekat dengan pengalaman mereka, dinilai akan lebih mudah dipahami dan diingat. ’’Saya menerapkan pembelajaran aktif. Siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi dilibatkan melalui diskusi, kerja kelompok, tanya jawab, praktik langsung, atau proyek sederhana,’’ paparnya.
Dengan terlibat aktif, siswa belajar berpikir, bukan sekadar menghafal. Di sisi lain, Inna juga menggunakan bahasa yang sederhana dan bertahap, disertai contoh konkret. ’’Saya memastikan pemahaman dasar siswa kuat sebelum melangkah ke materi yang lebih kompleks, serta memberi penguatan melalui latihan bervariasi,’’ urainya.
Tentu saja, menjadi sosok guru, ia bercita-cita agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar. Baik di kota maupun di desa, mereka berhak mendapat fasilitas dan pendampingan yang layak. ’’Saya juga bercita-cita agar pembelajaran di sekolah dekat dengan kehidupan sehari-hari dan potensi daerah Mojokerto, sehingga apa yang dipelajari siswa benar-benar berguna bagi masa depannya,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah