Berkompetisi untuk mengasah kemampuan dan kepercayaan diri melalui berbagai ajang perlombaan kini sangat diminati. Meski ada yang kalah dan menang, namun hal itu justru menjadi pembelajaran dan pengalaman di masa mendatang. Inilah yang sedang dilaloni Fiorenza F. Zahra, siswa SMPN 1 Sooko lewat berbagai tantangan ajang olimpiade.
Sebagai pelajar kelas VIII dan bersiap melanjutkan pendidikan di jenjang menengah atas, Fio, sapaan karibnya, bercerita awal mulanya dia mulai rutin mengikuti olimpiade. ”Awalnya saya mendapatkan informasi olimpiade dari guru maupun teman, hingga saya memberanikan diri mengikuti seleksi untuk berbagai ajang kejuaraan itu. Tentu dengan dibimbing oleh para guru,” ucapnya.
Perjalanan Fio menemukan minatnya berkompetisi di olimpiade bermula dari minatnya untuk terus bersaing. Menurut putri pasangan Adi Suprayetno dan Alfiyah, ini menemukan pertarungan olimpiade tidak hanya menantang belajar teori, melainkan juga belajar mengenai sisi psikologis yang diterapkan. ’’Olimpiade yang saya ikuti juga macam-macam. Mulai dari IPA, IPS, hingga bahasa Indonesia,’’ terangnya.
Sejak di bangku kelas VII, Fio mencatat banyak torehan prestasi olimpiade. Antara lain, medali perak di kegiatan Indonesia Youth Science dan Social Olympiade, juara harapan 1 Olimpiade Sains TK 8 Duta Smart, medali perunggu mapel IPS Science Competition, medali perak mapel bahasa Indonesia di kegiatan Nasional Smart Education Olympics, medali emas mapel bahasa Indonesia English Language Competition, serta juara harapan 3 olimpiade sains ajang Prestasi Putaran Jawa Timur.
’’Ternyata dengan ikut banyak olimpiade di beberapa mapel itu bukan hanya belajar mengenai teori saja, tetapi kita juga belajar mengenai beberapa pengetahuan lainnya,’’ ungkap bocah yang punya hobi berenang ini. Meski mengikuti banyak olimpiade, Fio mengaku persiapannya tentu banyak yang tak terbayangkan. Sebab, dia harus mengelola waktu sebagai tantangan terbesar. ’’Tetap berusaha mempersiapkan pemahaman kompetensinya dengan baik pada waktu yang bersamaan,’’ ulasnya. Dalam hal ini dengan kegigihan dan rasa pantang menyerahnya, Fio terus berupaya mencetak beberapa medali olimpiade lainnya. Dia merasa bersyukur atas dukungan SMPN 1 Sooko maupun dari orang tuanya yang memberikan keleluasaan untuk mengikuti beragam perlombaan tersebut.
”Saya sangat berterima kasih telah disediakan fasilitas yang sangat memadai dan mendukung saya untuk bisa berpartisipasi di berbagai ajang olimpiade, karena secara jadwal pelatihan sangat intensif dan memakan banyak waktu. Sehingga sering kali menggunakan jam waktu sekolah,’’ tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi