Anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto Nuryono Sugi Raharjo berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program prioritas nasional makan bergizi gratis (MBG). Dewan akan melakukan pengawasan terhadap penyaluran dan mendorong satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan oleh pemerintah.
Komitmen ini telah diwujudkan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Mojokerto. Selain memantau penyaluran MBG di SDN Meri, legislatif juga melakukan peninjauan langsung di salah satu dapur SPPG.
Hasilnya, terdapat sejumlah catatan yang direkomendasikan oleh komisi III. Dan, saat ini, seluruh unit SPPG yang beroprasi di wilayah Kota Mojokerto mulai berproses untuk memenuhi persyaratan dari sisi higienitas hingga sertifikasi halal. ”Artinya, kami di komisi III akan mendorong agar pelayanan dan kualitas dari program MBG bisa terus meningkat ke arah yang lebih baik,” ungkap Nuryono.
Menurutnya, wakil rakyat akan melakukan monitoring secara berkala agar seluruh SPPG di wilayah Kota Mojokerto memenuhi standar yang ditetapkan. Dengan harapan, program MBG bisa benar-benar terjamin keamanannya. Mulai dari tempat produksi, distribusi, hingga dikonsumsi oleh penerima manfaat. ”Karena tujuan utama dari program MBG ini adalah mencukupi kebutuhan gizi bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” imbuhnya.
Untuk mewujudkannya, politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini juga akan mendorong Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus proaktif dalam melakukan pengawasan rutin. Langkah ini bertujuan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Anggota DPRD yang juga akrab disapa Bejo ini juga meminta mayarakat untuk turut mengawal program MBG.
Salah satunya dengan melaporkan melalui portal pengaduan resmi Badan Gizi Nasional (BGN) jika mencurigai adanya ketidaksesuaian terhadap program MBG. ”Melalui sinergi dan kolaborasi, kami di DPRD yakin program prioritas nasional ini akan memberi dampak yang positif bagi masyarakat, khususnya di Kota Mojokerto,” tuturnya.
Sejauh ini, total terdapat enam SPPG yang telah beroperasi di Kota Mojokerto. Dari seluruh unit dapur MBG tersebut telah melayani kurang lebih 21.760 penerima manfaat. Sehingga, sudah mencakup kisaran 57 persen dari total sasaran sebanyak 38.400 di tiga wilayah kecamatan di Kota Onde-onde. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi