PRESTASI membanggakan kembali diraih oleh anak bangsa di ajang internasional. Kali ini datang dari bidang ethnic dance.
Adalah Jessca Arimbi Utomo, bocah asal Mojokerto yang sukses mengharumkan nama Indonesia dalam International Kids & Teens Ethnic Dance Competitions tingkat Internasional yang digelar Thailand. Di usianya yang masih 8 tahun, pelajar Kiddoz School National Plus ini berhasil meraih juara pertama dalam ajang tersebut. ’’Prestasi ini bukan hanya membanggakan kami sebagai orang tua. Namun juga membawa kebangga untuk keluarga maupun sekolah, serta sanggar tempat Jeje (sapaan akrab Jessca) berlatih,’’ kata Titis Retno Triwidariyanti, sang ibunda.
Jeje memang kerap berlatih dance di Sanggar Sangra Laksita, Kecamatan Sooko. Selain menang di tingkat internasional, bocah yang masih duduk di kelas 2 SD ini juga sempat menjadi juara pertama pada Championship Junior tingkat Nasional, di Jakarta. ’’Dia memang hobi menari. Makanya setiap berlatih, dia sangat tekun dan semangat,’’ terang Titis.
Diakuinya, sejak kecil, putri sulungnya itu sudah menunjukkan minat yang besar dengan dunia tari. Dukungan dari orang tua dan guru di sekolah, menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan prestasinya. ’’Kami sebagai orang tua tentu tidak mau berpangku tangan, melihat potensi Jeje ini. Dukungan kami, setiap hari selalu mendampingi Jeje berlatih bahkan hingga saat berlomba,’’ ulas warga Dusun Sumber Kembar, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo itu.
Dengan torehan prestasi yang luar biasa itu, putri dari Dodi Suryo Utomo ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di Kiddoz School National School. Sang buah hati, lanjutnya, membuktikan dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan dari lingkungan sekitar siapapun bisa meraih prestasi yang membanggakan. ’’Kami terus berupaya men-support apapun potensi yang dimiliki anak. Dia (Jeje, Red) bilang cita-citanya mau jadi pengusaha, apapun itu tetap kami dukung kedepannya,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi