Tak kalah penting dari infrastruktur, aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM) menurutnya juga perlu dibenahi. Bukan hanya berpusat di internal pemerintahan, namun juga menyebar sampai di kalangan masyarakat.
Itu telah dilakoninya sejak menduduki kursi camat pada Oktober 2019. ”Dengan SDM yang meningkat banyak hal bisa tercapai. Sebab perkembangan infrastruktur dan teknologi tidak akan berguna apabila SDM yang menjadi pion penggerak hanya stagnan, tidak mau berkembang dengan perubahan yang terjadi,” katanya.
Taufiq menuturkan, ada berbagai cara yang dirintis untuk meningkatkan SDM di wilayah dengan 14 desa ini.
Dia menerangkan, dimulai dari disiplin pembinaan ASN Kecamatan Gedeg lewat rapat evaluasi yang telah terjadwal.
”Hal ini kerap kali dilakukan secara rutin guna mengontrol dan menyamakan persepsi ke satu arah tujuan yang sama,” tuturnya.
Tak kalah penting, terdapat pula peningkatan kompetensi dan pengetahuan yang dilakukan secara mandiri dengan mengadakan pelatihan internal. Begitu pula, dengan SDM perangkat desa yang terpilih setelah ujian perangkat.
Untuk peningkatan skill, Taufiq melanjutkan, ada pembekalan melalui inovasi Mantap Berdasi (Pemantapan dan Pembekalan Bagi Perangkat Desa Hasil Seleksi).
”Kegiatan ini merupakan angin segar di kecamatan yang penuh dengan manfaat. Sebab berbekal pelatihan ini, mereka akhirnya sudah mengerti cara melayani masyarakat dengan cepat, sopan, baik, benar dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tutur dia.
Dengan amunisi yang cukup, diharapkan perangkat desa baru mampu mengembangkan potensi desa masing-masing. Dengan meningkatkan SDM pada pilar penting, Kecamatan Gedeg berhasil menorehkan berbagai prestasi.
Antara lain, kecamatan berkinerja terbaik II tahun 2021 pada penilaian kinerja kecamatan tahun anggaran 2022, perolehan nilai SAKIP A (87,43) nomor 2 se-Kabupaten Mojokerto dan peringkat pertama dari 18 kecamatan, peringkat pertama pembayaran PBB P2 Buku 1, 2, 3 tahun 2022 baku di bawah 2 miliar, dan peringkat kedua secara umum untuk semua baku serta penyaji terbaik 1 pada Festival Makanan Khas Mojopahit. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah