Penobatan tersebut setelah nilai Indeks Pembangunan Desa (IPD) Medali melebihi angka 75. Sebuah pencapaian yang terbayar dari kerja keras selama tiga tahun terakhir. ’’Alhamdulillah setelah dari Desa berkembang dan Desa Maju, kini Medali telah menjadi Desa Mandiri dengan sejumlah akses dan infrastruktur yang memadai dalam melayani kebutuhan masyarakat,’’ ujar Kades Medali, Miftahuddin kemarin.
Miftah menjelaskan, selama tiga tahun terakhir, ia dan jajarannya getol melengkapi sejumlah infrastruktur yang masuk dalam indikator penilaian Desa mandiri. Mulai dari sarana dan aksesibilitas transportasi yang memadai, pelayanan umum yang baik, serta penyelenggaraan pemerintahan yang terstruktur. Khususnya di empat segmentasi yang menjadi kebutuhan dasar warga, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial.
Pendidikan misalnya, telah tersedia sejumlah lembaga mulai dari POS PAUD, TK, MI, MTs, hingga MA. Kemudian di bidang kesehatan juga telah tersedia puskesmas pembantu (pustu) yang siap melayani masyarakat setiap hari. Sementara, di bidang ekonomi, telah tercipta iklim industri rumah tangga berupa ratusan UMKM alas kaki baik sandal maupun sepatu. Di desa ini, setiap hari, mampu memproduksi ribuan pasang.
Dan tak lupa, ketersediaan pasar rakyat, pertanian serta peternakan yang siap menyuplai kebutuhan pangan masyarakat. Semua fasilitas dan pelayanan tersebut diakui Miftah tak lepas dari kerja keras dan kekompakan masyarakat bersama jajarannya. ’’Semua akses dan layanan tersebut akan terus ditingkatkan kualitasnya agar masyarakat sejahtera dengan kemandirian ekonominya,’’ pungkasnya. (far/ron)
Editor : Fendy Hermansyah