Hj. Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetya mengatakan, motivasi tersebut menjadi pegangannya dalam menjalankan kewajiban sebagai perempuan. ”Ada tugas mulai yang tidak bisa dipisahkan pada diri seorang ibu. Tidak sekadar sebagai istri dan ibu, namun insting sosial ini yang harus dikembangkan,” tutur perempuan kelahiran 10 April 1974 ini.
Ibu dua anak ini mengemban amanah di beberapa organisasi perempuan. Di samping sebagai ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto 2019-2024, Dewi juga dipercaya menakhodai ketua lembaga pendidikan DWP.
Dewi mengaku, spirit sosok RA Kartini sangat menginspirasi. Baginya, Kartini memiliki kemampuan literasi yang bagus. Bahkan, berkat ikhtiarnya aktif belajar membaca, sangat memengaruhi dunia pendidikan saat itu. ”Maka, dari itu, sekarang kami juga konsen dengan pendidikan. Khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” tambah istri Sekdakot Gaguk Tri Prasetya ini.
Bagi Dewi, meski dengan segala keterbatasan, para siswa SLB, lembaga di bawah naungan DWP, sudah seharusnya mendapat perhatian lebih dari banyak pihak. ”Potensi anak-anak ini bagi saya cukup tinggi. Mereka smart, kreatif, inovatif, bahkan mampu menghasilkan karya bernilai ekonomis,” jelasnya.
Ibu dari Vania Nariswari Prayatna dan Rayhan Gumilang Ramadhan ini berharap, lembaganya mampu mengajak para perempuan dan masyarakat untuk lebih memedulikan masa depan siswi-siswi SLB. Baik di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA SLB. Setidaknya, dengan mendampingi, menebar kasih sayang, memberikan fasilitas, dan menganggap mereka adalah keluarga. ”Dibutuhkan dedikasi kepekaan sosial yang tinggi, agar anak-anak kita di SLB ini meraih prestasi yang luar biasa demi masa depan yang lebih terang,” tandas Dewi. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah