’’Yang penting anak-anak itu bisa senang dan enjoy menikmati pembelajaran,’’ terangnya. Proses pembelajaran disampaikannya dengan cara-cara ringan dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak spaneng. Hal itu dilakukan mengingat padatnya kegiatan yang mereka ikuti di pondok. ’’Saya tidak terlalu banyak pakai teori. Saya lebih banyak pakai aplikasi,’’ imbuh Deddy.
Aplikasi pembelajaran itu antara lain berupa film hingga berita-berita yang sedang hangat di tengah publik. Media tersebut diputar untuk kemudian dianalisis bersama sesuai dengan materi yang disampaikan. ’’Karena di pondok kan aksesnya di luar dibatasi, jadi saya tampilkan berita-berita terbaru,’’ ungkapnya.
Cara ini diakuinya membuat peserta didik lebih aktif dan tidak mengantuk saat pembelajaran. Bahkan, dengan campur tangannya, Deddy dan tim mampu membawa peserta didiknya meraih prestasi dalam OSN mapel IPS. Seara khusus, kedepan Deddy berharap ke depan guru-guru bisa lebih inovatif dalam melakukan pembelajaran.
Salah satu cara untuk membuat guru supaya lebih kreatif yakni dengan mengurangi urusan administratif yang selama ini menjadi beban guru. ’’Guru-guru harus benar-benar merdeka,’’ harapnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah