Rambo, sapaan akrabnya, menuturkan, E Sport saat ini merupakan salah satu cabang olahraga di Indonesia. Oleh karenanya, dukungan dari pemerintah daerah cukup dibutuhkan untuk mengembangkan cabang olahraga anyar itu. ’’Setelah terbentuk kepengurusan, diharapkan bisa menjaring anak-anak muda yang ada di Mojokerto. Agar, potensi mereka itu kita bina dengan baik. Sehingga bisa menghasilkan atlet nasional dan Internasional,’’ terangnya.
Pria asli Mojokerto ini mengatakan, sejatinya kegiatan program E Sport sudah berjalan sejak tahun lalu. Hanya saja, untuk pelantikan kepengurusan memang baru digelar kemarin bersamaan dengan pengurus se-Jawa Timur. ’’Program kami saat ini persiapan menuju porprov 2023. Dan kami sedang berusaha untuk menjadi tuan rumah dalam porprov 2023 nanti,’’ ucapnya.
Adapun, untuk kegiatan saat ini, tim E Sport Kota Mojokerto gencar mengadakan latih tanding dan fast tour turnamen. Baik untuk game seperti mobile legend, free fire, dan PUBG. ’’Untuk latihan biasanya bisa secara online. Baik di rumah masing-masing atau di tempat umum bisa kafe, tergantung kondisi. Itu rutin setiap hari,’’ paparnya. Sedangkan untuk latihan offline dilakukan terjadwal satu kali seminggu.
Selain itu, E Sport Kota Mojokerto juga kini fokus melatih bibit atlet usia di bawah 18 tahun. Dengan harapan, agar mereka bisa menjadi pemain nasional andalan Kota Onde-Onde. ’’Agar Kota Mojokerto punya atlet E Sport kebanggaan dan bisa mencetak juara PON,’’ imbuhnya.
Mulai tahun ini, sambung Rambo, ESI secara serentak memulai program ekstrakurikuler di tingkat SMA sederajat. Sebab, salah satu ESI di daerah Jawa Timur sudah mengawalinya. ’’Kami harap, ESI Mojokerto juga segera bisa masuk ke salah satu sekolah dan mengimplementasikannya dalam kegiatan ekstrakurikuler,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah