JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Apakah kamu pernah merasa kelelahan secara menyeluruh (fisik dan mental) akibat tuntutan pekerjaan yang berlebihan? Jika iya, bisa jadi kamu sedang mengalami burnout, yakni kondisi kelelahan berkepanjangan yang membuat seseorang merasa kewalahan, kehilangan motivasi, dan menurunkan produktivitas, bahkan tidak bisa pulih hanya dengan istirahat singkat.
Berikut ciri-ciri burnout yang perlu kamu ketahui:
· Kelelahan fisik yang berkepanjangan
Tubuh terasa lemas terus-menerus, sering sakit (seperti sakit kepala atau flu), dan pola tidur jadi berantakan.
· Emosi jadi tidak stabil
Mudah marah, tersinggung, cemas, bahkan merasa sedih atau putus asa tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto: Wisata Murah Meriah dengan Fasilitas Lengkap
· Kehilangan semangat dan motivasi kerja
Tidak lagi tertarik dengan pekerjaan, merasa jenuh, dan menjalani pekerjaan seperti kewajiban saja.
· Penurunan kinerja
Sulit fokus, produktivitas menurun, dan hasil kerja jadi tidak maksimal.
· Sikap jadi lebih negatif atau sinis
Mulai merasa tidak peduli, mudah menyalahkan, atau berpikir negatif terhadap pekerjaan dan orang lain.
Baca Juga: Pendopo Agung Trowulan, Warisan Majapahit yang Menyatu dengan Budaya
· Menjadi tertutup dengan lingkungan sekitar
Cenderung menghindari interaksi dengan rekan kerja atau orang sekitar karena merasa lelah secara mental.
· Merasa tidak berharga atau tidak kompeten
Sering merasa gagal, tidak percaya diri, dan menganggap diri tidak mampu.
Lalu apa yang harus kita lakukan jika sudah merasakan burnout? Pada dasarnya cara mengatasi burnout bisa dimulai dari menyadari kondisi diri sendiri dan memberi waktu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah. Setelah itu, mencari dukungan dengan bercerita kepada orang terdekat atau pihak yang kamu percaya agar beban pikiran tidak dipendam sendiri.
Selain itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, misalnya dengan mengatur prioritas, berani mengatakan tidak pada hal yang tidak mendesak, serta tidak memaksakan diri dalam menyelesaikan semua pekerjaan sekaligus.
Baca Juga: Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Mojopahit: Harmoni Alam dan Budaya Mojokerto
Jangan lupa untuk mulai membiasakan beraktivitas seperti berolahraga, melakukan hobi, dan latihan relaksasi, hal ini dipercaya dapat membantu mengurangi stres dan mengembalikan energi. Tidak kalah penting adalah menjaga pola hidup sehat seperti tidur cukup dan makan teratur dapat memperkuat kondisi fisik dan mental, sehingga seseorang lebih siap menghadapi tekanan kerja dalam jangka panjang. ASIKHA
Editor : Imron Arlado