YULIANTO ADI NUGROHO, Probolinggo-Jember
SEHARI setengah sejak berangkat dari kantor Jawa Pos Radar Mojokerto di Jalan RA. Basuni, Kecamatan Sooko, Kamis (21/12) siang, mereka akhirnya tiba di Kabupaten Jember, petang kemarin.
Lima pegowes minitrek, empat dari garis start dan satu menyusul dari Pasuruan, itu tengah hendak menuju Bali. Mereka sedang dalam misi tour kampanye moco koran yang digelar Jawa Pos Radar Mojokerto.
Rute perjalanan panjang, menempuh jarak ratusan kilometer, semacam ini bukanlah hal baru bagi para pecinta sepeda asal Mojokerto dan sekitaranya itu.
Fadholi dan teman-temannya sudah terbiasa gowes ke berbagai penjuru menggunakan sepeda jenis minitrek ini.
’’Tidak ada kendala berarti, perjalanan aman dan lancar,’’ kata Fadholi, salah satu pegowes dihubungi kemarin sore.
Setelah bermalam di kantor Jawa Pos Radar Bromo, Kota Probolinggo, kemarin pagi kelimanya melanjutkan perjalanan ke timur. Jember-lah tujuan berikutnya. Sepanjang jalan, yang paling terasa adalah terik matahari.
Lain dengan hujan deras di Mojokerto kemarin sore, panas ngentang-ngentang menyengat sepanjang Probolinggo-Jember.
’’Saking panasnya kita sediakan dua galon air, sesekali teman-teman juga berhenti untuk kompres kepala pakai es batu,’’ dia menceritakan.
Bukan hanya soal cuaca, tanjakan dari Leces ke Klakah, Probolinggo, juga menjadi tantangan berikutnya. Jalur naik itu memang tidak curam-curam amat. Tapi, panjangnya nauzubillah.
Menurut Manager Event Jawa Pos Radar Mojokerto Arief Hikmawan yang turut dalam tour ini, jalur menanjak yang harus ditempuh para pegowes itu mencapai 10 kilometer.
’’Tidak menanjak banget, tapi sangat panjang. Kita beberapa kali mesti istirahat,’’ ucapnya.
Setelah perjalanan selama seharian kemarin, tim akhirnya tiba di kantor Jawa Pos Radar Jember. Di sana, mereka disambut Choliq Baya, direktur setempat dan para kru. ’’Kita bermalam di sini, besok (hari ini, Red) lanjut lagi,’’ tandas Arief.
Dari Jember, tim tour ini akan menempuh perjalanan ke Banyuwangi. Dari sana mereka akan menyeberang ke Pulau Bali. Ekspedisi ini diperkirakan akan tuntas pada 26 Desember nanti.
Lima pegowes pertama yang bergabung itu meliputi Fadholi asal Mojokerto, Norman Febri dari Pare, Kediri, Sandy Yudha dari Sidoarjo, Deran asal Surabaya, dan Suyono asal Puri, Mojokerto. Dari pemberhentian di sejumlah tempat, puluhan pegowes minitrek lainnya juga bergabung.
Event Tour de Campaign Ayo Moco Koran 2023 ini merupakan agenda akhir tahun Jawa Pos Radar Mojokerto. Para pegowes menempuh rute ratusan kilometer dengan membawa misi untuk mengkampanyekan budaya literasi.
Mereka sekaligus menyebarkan kesadaran kepada masyarakat jika media massa koran tetap eksis. Event ini didukung Bank Jatim Cabang Mojokerto dan Kitoshindo. (fen)
Editor : Fendy Hermansyah