Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Di Balik Kesibukan Call Center 112 Kota Mojokerto, Kerap Ladeni Telepon Anak-Anak Iseng hingga Orang Depresi

Rizal Amrulloh • Sabtu, 9 September 2023 | 14:55 WIB

SIAGA: Sabrina Ayu Wardani dan Aldonna Sandra, petugas Call Center 112 Kota Mojokerto saat bersiaga di ruang operator di gedung Pemkot Mojokerto.
SIAGA: Sabrina Ayu Wardani dan Aldonna Sandra, petugas Call Center 112 Kota Mojokerto saat bersiaga di ruang operator di gedung Pemkot Mojokerto.
SEJAK resmi di-launching Desember 2022, grafik layanan Call Center 112 Kota Mojokerto mengalami peningkatan signifikan.

Kini, rata-rata 400 panggilan masuk per bulan. Selain laporan warga terkait kedaruratan, petugas operator juga kerap menerima telepon iseng.

RIZAL AMRULLOH, Kota, Jawa Pos Radar Mojokerto

Sabrina Ayu Wardani dan Aldonna Sandra mendapat giliran piket sif siang sebagai petugas operator Call Center 112 di gedung Pemkot Mojokerto.

Belum genap satu jam siaga di depan layar komputer, mereka sudah menerima satu telepon prank yang masuk.

”Saat diangkat, cuma ada suara bising anak-anak saja kayak di sekolahan” ungkap Donna.

Menurutnya, hampir setiap hari terdapat panggilan iseng yang diterima Call Center 112. Meski demikian, dara yang akrab disapa Donna ini menyebut setiap telepon yang masuk wajib direspons.

Dia pun menceritakan pengalaman saat menerima telepon prank lainnya. Yakni ketika ada warga yang mengaku kehilangan anggota akibat aksi penculikan di siang bolong.

Namun, dia akhirnya mencurigai kalau keterangan yang disampaikan palsu.

”Karena kronologinya tidak masuk akal dan tidak langsung dilaporkan ke polisi, pelapor akhirnya mengaku kalau cuma iseng dan minta maaf,” bebernya.

Sabrina juga mengalami pengalaman yang sama. Saat mendapat giliran sif malam, dia menerima telepon darurat masuk.

Dengan suara tersengal-sengal, pelapor menyampaikan kalau kondisinya sedang sesak napas dan membutuhkan ambulans.

Setelah dilacak, rupanya penelpon berasal dari Kota Surabaya. Dia pun meneruskan informasi ke Call Center 112 di Kota Pahlawan.

Tak berselang lama, Sabrina mendapatkan laporan ternyata pelapor merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

”Setelah dicek petugas call center Surabaya, ternyata orangnya depresi,” urainya.

Sementara itu, Supervisor Call Center 112 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto Suryo Hadi mengungkapkan, panggilan prank memang selalu ada dalam 1x24 jam.

Bahkan, persentasenya mendominasi dibanding laporan kedaruratan lainnya.

Seperti hasil pendataan di bulan Juli 2023, dari total 398 panggilan yang diterima operator, sebanyak 181 panggilan merupakan panggilan prank.

Suryo mengatakan, kebanyakan telepon iseng dari anak-anak yang sekadar coba-coba.

”Meskipun itu prank, petugas tetap menanyakan kejadian darurat apa yang dilaporkan sebanyak tiga kali. Kalau tetap tidak direspons, baru telepon ditutup sama petugas,” paparnya.

Selain prank, operator Call Center 112 juga tak jarang mendapat telepon ghost. Di bulan yang sama Juli lalu, sebanyak 80 panggilan dimasukkan sebagai kategori telepon hantu.

”Ada panggilan masuk, cuma ketika diangkat hening atau tidak ada suaranya,” imbuhnya.

Di luar itu, Call Center 112 Kota Mojokerto juga banyak membantu menjadi jembatan penanganan kedaruratan.

Dari 32 laporan normal yang membutuhkan penanganan emergency pada Juli lalu, seluruhnya telah tertangani.

Mulai dari pelayanan ambulans darurat, kecelakaan lalu lintas, kekerasan terhadap perempuan dan anak, penanggulangan hewan buas atau berbisa, hingga kebakaran.

”Total ada 13 kategori kedaruratan, setiap laporan langsung kita koordinasikan dengan 9 instansi terkait yang berwenang,” urai Suryo.

Di samping itu, layanan nomor tunggal tersebut juga menerima berbagai jenis panggilan informasi atau pengaduan.

Selama periode Desember 2022 sampai Juli 2023, Call Center 112 kini jauh lebih sibuk. Dalam kurun 8 bulan, total ada 3.244 panggilan atau rata-rata menerima sekitar 405 telepon per bulan. (ron)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #telepon #Call #center #mojokerto