RIZAL AMRULLOH, KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto
DI bawah cuaca yang cukup sayup, suasana haru juga menyelimuti SMPN 7 Kota Mojokerto. Di peringatan Hari Ibu itu, pihak sekolah mengundang seluruh ibu dari peserta didik kelas VII, VIII, dan IX.
Tak datang dengan tangan kosong, ratusan wali murid perempuan itu juga membawakan bekal makanan bagi masing-masing buah hati mereka. Di halaman sekolah, suasana berubah menjadi haru bercampur bahagia ketika anak-anak langsung bersimpuh ke pangkuan ibunya. ”Sangat terharu campur senang juga. Terharunya saat sungkem, senangnya bisa kumpul bareng sama ibu,” terang Shifa Mutiara Putri, siswi kelas IX D SMPN 7 Kota Mojokerto.
Memorabilia orang tua dan siswa semasa kecil juga terangsang saat ibu menyuapi makan dengan bekal yang dibawa dari rumah. Seakan flashback ke masa lalu, prosesi itu pun membuat wali murid dan peserta didik tak kuasa meneteskan air mata. ”Jadi nangis bareng anak perempuan tadi,” papar ibu dari Zahra, siswi kelas VII B.
Kepala SMPN 7 Kota Mojokerto Siti Nuryati mengungkapkan, pihak sekolah memang sengaja untuk mengundang orang tua dari 460 siswa dari tiga tingkat kelas. Menurutnya, dipertemukannya wali murid dan siswa pada peringatan Hari Ibu bertujuan sebagai bentuk pendidikan karakter dalam nenanamkan sikap hormat terhadap orang tua.
Yakni dengan melaksanakan tradisi sungkem dan menyuapi anak. Prosesi tersebut juga dibalut dengan kegiatan parenting. ”Meski terlihat sepele, tapi ritual tersebut akan mengingatkan anak-anak seperti masa kecilnya dulu ketika makan disuapin orang tua,” sambungnya.
Suasana serupa juga terlihat di Taman Kanak-kanak (TK) Muslimat NU 4 Kota Mojokerto. Dengan menggunakan pakaian tradisional, anak didik memberi penghormatan kepada orang tuanya dengan membasuh kedua kaki ibu. ”Saya terharu dan bangga. Anak-anak jadi tahu bagaimana harus berbakti dengan orang tua,” ungkap Heni Wijayanti wali murid TK Muslimat NU 4 Kota Mojokerto.
Momen sakral pada peringatan Hari Ibu itu pun membuat para orang tua trenyuh. Para ibu tampak mengusap air mata sembari memberi sentuhan lembut di kepala buah hati saat mereka membasuh kedua kakinya. (ron)
Editor : Fendy Hermansyah