KECAMATAN Pacet bakal menjadi pembuka seleksi event Gebyar PAUD Ceria 2026 bersama Ning Hanna di tingkat kecamatan. Dibagi berdasarkan gugus, sedianya bakal ada empat titik pelaksanaan lomba yang diselenggarakan bagi peserta didik pra-sekolah itu.
Ketua IGTKI Kecamatan Pacet Waroh menuturkan, babak penyisihan lomba Gebyar PAUD Ceria 2026 bersama Ning Hanna di tingkat kecamatan akan berlangsung hari ini (13/5). Dari masing-masing gugus, ada empat lokasi yang akan dijadikan tempat bergulirnya lomba tersebut. ’’Untuk di Kecamatan Pacet terbagi jadi empat lokasi, pelaksanaan kita bagi juga per gugus,’’ katanya, kemarin (12/5).
Koran Jawa Pos Radar Mojokerto yang sebelumnya telah didistribusikan bakal dimanfaatkan sebagai media lomba bagi siswa pra sekolah. Baik di jenjang TK, RA, KB, hingga Pos PAUD. Untuk di jenjang TK sendiri, lanjutnya, bakal menyeleksi lomba mewarnai dan fashion berbahan koran bekas. ’’Dari seleksi ini, akan ada pemenang yang akan mewakili Kecamatan Pacet untuk bersaing kembali di tingkat kecamatan,’’ imbuhnya.
Ketua Panitia Gebyar PAUD Ceria 2026 bersama Ning Hanna Ahmad Basuni menyatakan, proses seleksi akan berlangsung hingga 25 Mei nanti. Mekanisme penyisihan dikawal langsung oleh organisasi mitra (ormit) pendidikan anak usia dini. Selain IGTKI, ada pula HIMPAUDI yang akan mengawal lomba kolase dan bercerita ayah dan anak. Sedangkan HP3 akan mengawal lomba fingerpaint dan bercerita guru dan anak. ’’Dari seleksi itu, nantinya akan dipilih satu peserta terbaik di setiap kecamatan di masing-masing ormit,’’ urainya.
Mereka yang terpilih akan masuk ke grand final untuk memperebutkan Piala Ning Hanna sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto. ’’Jadi, di grand final nanti akan memperebutkan Piala Bunda PAUD dengan 8 kategori lomba di masing-masing satuan pendidikan,’’ tandasnya.
Basuni menambahkan, event hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Mojokerto dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto ini merupakan rangkaian menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto. Event yang berlangsung pada awal Juni tersebut menjadi acara jenjang pendidikan usia dini terbesar dan digelar perdana.
Sebab, dengan menggandeng empat lembaga di bawah naungan IGTKI, IGRA, HP3, serta HIMPAUDI, ada beragam jenis lomba yang akan digeber. ’’Lomba disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing organisasi mitra,’’ tandasnya.
Jenis lomba yang akan digelar antara lain, mewarnai, fingerprint, kolase, hingga mendongeng tentang kearifan lokal Majapahit. Yang mana, seluruh lomba ini juga akan memanfaatkan media koran Jawa Pos Radar Mojokerto. ’’Tidak hanya peserta didik, nantinya juga ada lomba untuk pendidik sekaligus melibatkan orang tua murid juga,’’ tandas Basuni.
Gelaran lomba ini diharapkan bisa mengasah kreativitas anak didik sejak dini. Sekaligus memacu sportivitas mereka dalam kompetisi. ’’Diharapkan kegiatan ini bisa mewujudkan peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, ceria, dan gigih,’’ imbuhnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah