Setiap pesan yang disampaikan oleh guru selalu ditanamkan dengan baik oleh santriwati Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging ini. Termasuk saat tampil di Pemilihan Dai Ramadan (Pildarama) tahun 2026 Februari-Maret lalu. Ulil Auliyani tak lupa menyelipkan pesan yang selalu disampaikan Sang Pengasuh, KH. Ahmad Siddiq. Yakni, bagaimana belajar karena ilmu, sebab ilmu akan menjadi perhiasan bagi pemiliknya.
PESAN tersebut yang diyakini mampu mengantarkan pelajar kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam 2 ini menjadi juara harapan 1 Pildarama 2026. Padahal, persiapan untuk bisa tampil di ajang tahunan tersebut terhitung sangat singkat, yakni kurang dari dua pekan jelang pendaftaran ditutup. ’’Persiapan saya cuman dua minggu sebelum babak 20 besar. Setiap hari saya menghafal dengan dibimbing tiga ustazah,’’ ungkap Ulil.
Meski singkat, namun gadis 15 tahun ini yakin dirinya mampu tampil dominan. Selain pernah mengikuti Pildarama 2024, pengalamannya menjuarai lomba pidato di tingkat MI tahun 2023 cukup menjadi modal untuk bisa bersaing di grand final. Hingga akhirnya dinobatkan di peringkat 4 terbaik atau juara harapan 1. Raihan tersebut diakui putri ketiga pasangan Muhammad Sholeh dan Ida Wasih ini tak lepas dari dawuh Abah Kiai Ahmad Siddiq.
Yang mana, semua hal harus dimaknai belajar mencari ilmu. Karena dengan ilmu, seseorang akan dihargai. ’’'Materi dakwah saya menukil dari bait dalam syair di kitab Alala Tanalul Ilma, yakni Ta'allam fa innal Ilma Zainun li Ahlihi wa Fadlun wa Unwanun li Kulli Mahamidi. Yang artinya, belajarlah karena ilmu. Sesungguhnya ilmu itu menghiasi pemiliknya. Bait ini juga sering dikutip Abah Kiai,’’ ungkapnya.
Meski sukses meraih juara, namun Ulil tetap akan terus belajar dengan memperdalam ilmu dakwahnya. Bahkan, ia berhasrat bisa menjadi pendakwah di masa yang akan datang. Tujuannya sangat mulia, yakni ingin mensyiarkan islam sebagai Agama Rahmatan Lil Alamin seperti yang diperjuangkan Nabi Muhammad SAW. Untuk itu, ia juga bertekad meneruskan belajarnya hingga jenjang kuliah, dengan konsentrasi di bidang dakwah.
’’Pesan keluarga juga harus bisa menjadi pendakwah seperti yang diajarkan Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Mungkin kuliah nanti saya juga akan masuk di jurusan syariah atau dakwah,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah