Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

SMAN 2 Mojokerto Angkat Topik Siswa dan Guru Inspiratif

Indah Oceananda • Jumat, 24 April 2026 | 06:33 WIB

 

MOTIVASI: Kepala SMAN 2 Mojokerto Abdul Salam saat membuka kegiatan Jurnalis Mengajar yang diikuti 50 siswa, kemarin (23/4).
MOTIVASI: Kepala SMAN 2 Mojokerto Abdul Salam saat membuka kegiatan Jurnalis Mengajar yang diikuti 50 siswa, kemarin (23/4).

 

KOTA - Jurnalis Mengajar di SMAN 2 Mojokerto juga berlangsung penuh antusias. Kemarin (23/4), sebanyak 50 siswa tampak gayeng mengikuti pelatihan jurnalistik bertema, Menjadi Jurnalis dalam 60 Menit. Mereka diajak mengenal lebih dekat tentang dunia jurnalistik secara langsung dari praktisi. 

Kepala SMAN 2 Mojokerto Abdul Salam membuka sekaligus memberikan motivasi kepada puluhan siswa yang tergabung dalam tiga ekstrakurikuler berbeda. ’’Hari ini (kemarin, Red) kita mendapat kesempatan emas untuk belajar memproduksi berita dari praktisinya langsung, dan mohon ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh anak-anak,’’ ujarnya. 

Adapun tiga ekskul yang mengikuti pelatihan ini di antaranya Klise (Komunitas Literasi Sekolah), Kofi (Komunitas Fotografi) dan Desain Grafis. Dia berharap, lewat program Jurnalis Mengajar dapat mendukung pengembangan literasi siswa SMAN 2 Mojokerto.

’’Mudah-mudahan materi yang disampaikan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Sehingga siswa mampu menganalisis serta menyampaikan informasi yang baik, akurat, dan bermanfaat di masa depan,” imbuhnya. 

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) Moch. Chariris didapuk menyampaikan materi secara langsung. Meski dikemas dengan suasana diskusi yang rileks, namun materi yang disampaikan tersebut mampu diwujudkan para siswa dengan baik. Di antaranya wawancara, fotografi, videografi, dan penulis naskah berita bertema prestasi dan inspirasi.

’’Bagi siswa SMAN 2, menjadi jurnalis dalam 60 menit itu bukan hal yang tidak mungkin,” paparnya. Setelah memberikan materi, siswa diminta membentuk kelompok lalu praktik wawancara, menulis berita, memotret, membuat konten video berita. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan wawasan, kemampuan, dan keterampilan tentang peran serta fungsi jurnalistik. ”Bagi kami ini merupakan kesempatan luar biasa. Selain diskusi, praktik, dan memahami tentang diksi, ternyata menjadi jurnalis itu pengalaman yang luar biasa,” tutur Alexa, salah satu peserta. (oce/ris)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jawa pos radar mojokerto #event JPRM #jurnalis mengajar