Berkolaborasi dengan Pemkab Mojokerto, kegiatan diawali dengan laporan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tatang Marhaendrata. Ia menuturkan, ajang Pildarama digelar bersamaan dengan buka puasa dan pemberian santunan 400 anak yatim.
Event ini juga menjadi rangkaian kegiatan selama Ramadan di Pemkab Mojokerto. Mulai dari Safari Ramadan ke masjid di empat eks kawedanan pembantu bupati, dilanjut berbuka puasa bersama ulama dan umara, berbuka dengan anak yatim di luar panti, hingga Salat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
”Selain untuk berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dengan memberikan santunan, kegiatan ini diharapkan juga dapat memotivasi para dai cilik melalui pildarama agar prestasinya lebih meningkat. Kita ingin ada dai-dai besar yang lahir dari bumi Mojopahit ke depannya,” kata dia.
Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis mengungkapkan, Jawa Pos Radar Mojokerto tetap konsisten menggelar ajang Pildarama yang digelar setiap Ramadan. Event religi ini bahkan sudah terselenggara sejak 2011 silam. ”Artinya sudah 15 tahun. Nah, kebetulan di tahun ini bersamaan dengan rangkaian kegiatan ulang tahun yang ke-25 Jawa Pos Radar Mojokerto,” imbuhnya.
Pihaknya menyatakan, Pildarama menjadi agenda tahunan yang dinanti pelajar Mojokerto Raya. Sebab, dari waktu pendaftaran yang telah dibuka, panitia sempat membatasi kuota. ”Bagi kami ini sebuah kepercayaan, trust bagi kami, bahwa Pildarama ini ternyata sudah ditunggu-tunggu baik oleh santri maupun para siswa, khususnya tingkat SMP dan MTs. Alhamdulillah, di acara ini, dari 125 (peserta) kemarin kami seleksi menjadi 20 finalis,” paparnya.
Setelah diseleksi dewan juri, 20 finalis tersebut bersaing pada Senin (9/3) di Sunrise Mall 2 Mojokerto hingga diumumkan 10 peserta yang masuk grand final. ”Mudah-mudahan pelaksanaan kegiatan ini di tahun-tahun mendatang lebih berkualitas lagi,” tegas dia.
Sementara itu, Wakil Bupati dr. M. Rizal Octavian memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pildarama 2026 yang diusung Jawa Pos Radar Mojokerto tersebut. Terlebih, ada 125 peserta yang telah bersaing dalam event tahunan ini.
”Mungkin ke depan bisa ditambah kategori-kategori yang sehingga banyak dai Ramadan yang bermunculan. Karena saya kira kita mempunyai tujuan yang sama, yaitu Indonesia Emas 2045, mewujudkan generasi muda ini agar siap dengan tantangan zaman,” terangnya.
Menurutnya, dengan digulirkannya Pildarama ini, jadi hal yang bagus dan selaras untuk penunjang tujuan tersebut. "Momentum semacam ini diharapkan bisa dicontoh oleh adik-adik dari anak-anak yatim agar lebih semangat giat belajar dan beribadah untuk memaksimalkan potensi dan bakat yang dimiliki. Hal ini tidak lain adalah untuk bekal masa depan anak-anak yatim dari aspek keagamaan sekaligus penguatan keimanan dan ketaatan mereka kepada para peserta lomba Da'i Ramadan," katanya.
Ia berpesan pada para finalis Pildarama 2026 agar terus memaksimalkan kemampuannya dalam ajang serupa. Tak lupa, Mas Wabup juga berharap kelak mereka dapat menjadi dai kondang di masa depan. "Saya bersyukur dengan adanya kegiatan Pildarama ini tidak lain adalah upaya edukasi terhadap anak-anak kita dengan bekal agama yang cukup dengan harapan kelak mereka akan menjadi anak yang saleh dan salihah," tandasnya.
Usai penampilan para finalis, juara favorit Pildarama yakni Muhammad Alfarizi Al Azzam dari SMPIT Permata Mojokerto berkesempatan tampil membawakan dakwahnya di hadapan Mas Wabup. Kemeriahan acara juga dibarengi dengan penampilan banjari dari SMP UBQ Nurul Islam.
Kemudian, sebelum pengumuman dan penyerahan juara, Wabup bersama seluruh kepala OPD buka bersama dengan anak yatim. Acara dipungkasi dengan penyerahan piala maupun hadiah kepada para juara sebagai bentuk apresiasi. (oce/ris)
PEMENANG PILDARAMA 2026
JUARA 1
MIRZA RIFDA FARZANA
MTSN 2 MOJOKERTO
JUARA 2
HAZZA RAHID ALFAYI
MTSN 1 MOJOKERTO
JUARA 3
NAEYLA EKA RIZKY R
SMP UBQ NURUL ISLAM
JUARA HARAPAN 1
ULIL AULIYANI
MTS 2 NURUL ISLAM
JUARA HARAPAN 2
SYAHRUL MUBAROK P
SMPN 2 JETIS
Editor : Fendy Hermansyah