KOTA – Sepuluh peserta yang berhasil lolos ke babak grand final ajang Pemilihan Dai Ramadan (Pildarama) 2026 Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) yang berlangsung di Atrium Lumina Sunrise Mall 2 Mojokerto, resmi ditetapkan kemarin (9/3).
Usai menyampaikan materi dakwah di hadapan dewan juri, kini mereka kembali melenggang ke babak penentuan juara yang berlangsung di Pendapa Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, hari ini (10/3) (selengkapnya lihat grafis). Mereka berkesempatan menampilkan kemampuan berdakwah di depan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa atau Ning Hana.
Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis membuka acara babak 20 besar tersebut. Sebelum persaingan antarfinalis, ia berkesempatan memberikan motivasi dan sambutan. ’’Jawa Pos Radar Mojokerto telah menyelenggarakan kegiatan ini mulai tahun 2011. Mudah-mudahan kami terus konsisten menyelenggarakan kegiatan ini setiap bulan Ramadan,’’ ungkapnya.
Menurut dia, terselenggaranya event Pildarama ini sekaligus menandai serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Jawa Pos Radar Mojokerto. Acara ini konsisten terus digulirkan setiap bulan suci Ramadan. ’’Insya Allah kami akan terus komitmen untuk menyelenggarakan kegiatan ini,’’ bebernya.
Nur Kholis menyatakan, digebernya event Pildarama setiap tahun ini sebagai makna dari syiar Islam. Ia berharap, dari event ini pula nantinya muncul dai muda yang berasal dari Mojokerto Raya. ’’Tentu untuk bisa menjadi dai harus belajar, harus membaca, dan lain sebagainya. Tentu ini masih sinergi, masih bergaris lurus dengan yang dilakukan oleh Jawa Pos Radar Mojokerto,’’ ungkap dia.
Dia menyatakan, hadirnya 20 peserta terbaik ini jadi suatu apresiasi, sebab mereka berani tampil. Dengan keberanian tampil ini, para peserta dinilai sudah memiliki kemampuan. ’’Mudah-mudahan melalui kegiatan ini adik-adik yang masuk 20 besar mampu terus mengasah dirinya, mampu terus meningkatkan kemampuannya, sehingga penguasaan ilmu agama, penguasaan ilmu umum, dan terus semakin meningkat,’’ imbuhnya.
Masing-masing peserta pun mulai unjuk diri berdakwah sesuai gaya mereka masing-masing. Usai penampilan di atas panggung, para juri pun langsung melakukan menilai. Baik dari sisi kesesuaian materi, kepribadian, maupun kreativitas selama berdakwah.
”Peserta yang membawakan dakwah tidak sesuai tema yang sudah ditentukan, otomatis dinyatakan gugur dan tidak bisa melaju ke grand final,’’ tambah Koordinator Panitia Pildarama 2026 Farisma Romawan.
Panitia memberikan keleluasaan bagi para peserta untuk membawakan materi dakwah. Di mana, mereka bisa menampilkan materi yang sebelumnya sudah dibawakan atau materi dakwah baru dengan tema yang sama.
”Saat grand final, jika peserta siap mereka diperbolehkan membawa materi dakwah baru. Yang jelas, materi dakwah harus tetap mengacu tema Generasi Cerdas Berakhlakul Karimah,’’ paparnya.
Demikian pula video dakwah 125 peserta Pildarama telah berhasil diunggah di kanal Youtube Radar Mojokerto Channel. Panitia telah menentukan gelar juara favorit berdasarkan video peserta yang berhasil meraih jumlah viewer terbanyak. ’’Pengumuman juara favorit diumumkan bersamaan dengan penyerahan juara tiga besar,’’ terangnya.
Total hadiah yang bisa dibawa pulang para juara bernilai Rp 5 juta. Hadiah tersebut diberikan bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas persaingan mereka dalam membawakan dakwah. Akan diambil empat peserta terbaik yang akan dianugerahi sebagai peserta terbaik, yakni juara 1, 2, 3, dan juara favorit.
Tak hanya hadiah uang tunai, mereka juga berhak menerima sertifikat dan trofi sebagai penghargaan dari ajang yang berkolaborasi dengan Bagian Kesra Setdakab Mojokerto tersebut. ”Karena ini acara tahunan, kami akan memaksimalkan untuk memberikan penghargaan kepada para juara,” tegasnya.
Event ini juga menjadi rangkaian kegiatan selama Ramadan di Pemkab Mojokerto. Mulai dari Safari Ramadan ke masjid di empat eks kawedanan pembantu bupati, dilanjut berbuka puasa bersama ulama dan umara, berbuka dengan anak yatim di luar panti, hingga Salat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto