Yang Boo, seniman asal Surabaya menuturkan, kegiatan OTS sketsa wajah bakal diperpanjang hingga hari terakhir pameran digelar. Menyusul, aksi tersebut mampu menghadirkan antusiasme tersendiri bagi pengunjung mal. ’’Melihat banyaknya pengunjung yang memesan sketsa wajah, akhirnya kita perpanjang hingga hari terakhir pameran sekalian,’’ katanya, kemarin (12/1).
Ia menambahkan, total ada puluhan pengunjung yang tertarik karya sketsa wajah mereka. Sebagian besar, mereka menanti sketsanya hingga jadi, namun ada pula yang dipesan. ’’Ada yang ditunggu dan ada yang pesan satu minggu jadi,” jelas Yang Boo.
OTS dan sketsa wajah tersebut juga dihadiri pelukis asal Mojokerto, Priyok Dinasti. Menurut Priyok, kegiatan ini sengaja dikemas secara spontan sebagai bagian dari upaya menghidupkan ruang pamer sekaligus mendekatkan seni lukis kepada masyarakat luas. ’’Untuk on the spot temanya bebas, mengikuti suasana dan intuisi masing-masing pelukis. Sedangkan untuk sketsa wajah, pengunjung bisa memilih digambar langsung di tempat atau menggunakan foto,’’ jelas Priyok.
Manajer Event dan Pengembangan Bisnis Jawa Pos Radar Mojokerto Arief Hikmawan menambahkan, OTS dan sketsa wajah ini digelar hingga Kamis (15/1), sekaligus sebagai penutup rangkaian akhir pekan pameran. Menurutnya, setiap akhir pekan pihak penyelenggara selalu berupaya menghadirkan program yang berbeda agar pengunjung tidak hanya melihat karya, tetapi juga merasakan pengalaman seni secara langsung.
’’Kami ingin pameran ini tidak monoton. Setiap akhir pekan kami hadirkan aktivitas berbeda. Pada pekan terakhir ini, pengunjung kami ajak untuk menikmati langsung goresan pelukis senior dan merasakan atmosfer kreatifnya,’’ ungkap Arief.
Ia berharap, rangkaian kegiatan tersebut dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni rupa, sekaligus menjadi ruang edukasi dan hiburan yang bernilai. Selain itu, pameran tunggal Diak Eko diharapkan mampu menjadi pemantik bagi tumbuhnya ekosistem seni di Mojokerto dan sekitarnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah