Pemilihan Guru Favorit masih terus berlangsung. Sehingga, kesempatan menang bagi para peserta masih terbuka lebar. Sebab, masyarakat diperbolehkan mengirim balot dukungan lebih dari satu atau sebanyak-banyaknya. Masyarakat bisa menggunakan balot dukungan yang tersedia di tayangan koran Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) sebagai polling untuk penentuan guru favorit pilihan pembaca.
’’Semenjak kita buka mulai Senin (3/11) kemarin, masyarakat bisa memilih guru favorit pilihan mereka lewat balot yang tersedia di koran Jawa Pos Radar Mojokerto,’’ kata Ketua Panitia Guru Favorit Ahmad Basuni, kemarin (4/11).
Untuk ketentuan pengisian balot, Basuni menjelaskan, pembaca boleh mendukung guru favorit mereka dengan mengirimkan balot lebih dari satu. Artinya, satu nama bisa mengirim balot sebanyak mungkin atau tidak ada batasan. ’’Pembaca cukup menuliskan nama dan nominator guru favorit pilihan mereka yang akan diberi dukungan,’’ bebernya.
Balot yang telah diisi tersebut, sedianya bakal dihitung menjadi polling penentuan dukungan guru favorit pembaca. Masyarakat bisa mendapatkan koran JPRM di agen-agen terdekat atau langsung ke kantor JPRM di Jalan RA Basuni Nomor 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. ’’Balot dukungan guru favorit tersedia di koran JPRM setiap hari. Koran bisa dibeli ke agen, kios terdekat, atau langsung ke kantor JPRM,’’ imbuhnya.
Dia menambahkan, waktu pengumpulan balot dukungan bagi guru favorit masih panjang. Sebab, masih banyak profil guru dari SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Mojokerto yang ditayangkan. ’’Sehingga, masyarakat bisa mulai memilih guru favorit mereka untuk menang dalam ajang ini,’’ paparnya.
Kolom profil guru favorit maupun balot dukungan bakal ditayangkan hingga 21 November nanti. Sedianya, pasca penayangan kolom profil tersebut, balot yang telah terkumpul dari hasil polling suara akan dihitung pada 21 November, dan diumumkan 24 November mendatang.
Event yang diusung JPRM ini merupakan agenda rutin tahunan dalam memperingati Hari Guru sekaligus HUT PGRI 2025. Diharapkan, acara yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan PGRI Kabupaten Mojokerto, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto tersebut bisa mendongkrak kreativitas tenaga pendidik di Kabupaten Mojokerto.
’’Guru mempunyai peran dan tanggung jawab yang sangat besar. Karena saat ini setiap guru wajib berpacu mengembangkan kompetensi diri dan kemampuannya. Sehingga, event ini digelar agar memotivasi mereka,’’ tukas Basuni. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi