Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kepesertaan dan Kualitas Karya EJIES 2025 di Mojokerto Raya Meningkat

Indah Oceananda • Kamis, 12 Juni 2025 | 16:05 WIB

 

KOLABORASI: Tim JPRM berdiskusi dengan pakar pendidikan dari perguruan tinggi untuk menilai karya dalam event EJIES.
KOLABORASI: Tim JPRM berdiskusi dengan pakar pendidikan dari perguruan tinggi untuk menilai karya dalam event EJIES.

KOTA - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto tancap gas menyukseskan pelaksanaan event East Java Innovation Education Summit (EJIES) 2025. Dengan menggandeng Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), program ini diharapkan menjadi inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan di Jawa Timur. 

Kepala Cabdindik Jawa Timur wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Mudianto menyatakan, keterlibatan peserta EJIES tahun ini memang mengalami peningkatan drastis. Tak hanya dari jumlah peserta, namun juga kualitas karya yang inovatif. ’’Tahun ini, cakupan peserta yang ikut juga meluas. Jika sebelumnya hanya diikuti guru dan tenaga kependidikan, sekarang unsur cabdindik juga ikut di dalamnya,’’ katanya, kemarin.

 Dia juga antusiasme menyambut gelaran event ini. Sebab, diharapkan dari ratusan karya yang telah terkumpul, nantinya bisa memberikan dampak positif bagi kegiatan pembelajaran di setiap lembaga pendidikan. ’’Sekaligus tentunya mendorong kreativitas seluruh unsur cabdindik lebih kuat lagi, berdasarkan karya inovasi yang sudah terdokumentasikan ini. Event EJIES 2025 menjadi evaluasi kami untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berdampak bagi siswa,’’ tandasnya. 

 Manajer Event dan Pengembangan Usaha JPRM Arief Hikmawan menambahkan, terdapat sejumlah indikator yang ditentukan panitia selama proses penilaian karya peserta EJIES 2025 di Mojokerto Raya. Meliputi, kreativitas dan orisinalitas inovasi, serta dampak atau manfaat inovasi bagi dunia pendidikan. ’’Kita juga menilai keberlanjutan program inovasi, serta presentasi dan dokumetasi inovasi yang dikirim peserta EJIES sebagai bahan pertimbangan saat menyeleksi,’’ tuturnya.

 Event ini diselenggarakan hasil kerja sama antara Jawa Pos, Dinas Pendidikan Jawa Timur, ITS, dan menggandeng JPRM untuk penilaian di wilayah cabang dinas masing-masing. Dalam seleksi penilaian, JPRM bahkan menggandeng akedemisi dari Universitas Bina Sehat PPNI u. ’’Hasilnya nanti akan dipilih 10 besar untuk mengikuti ke jenjang  berikutnya, yakni tingkat provinsi,’’ terang Arief.

 Sebanyak 400 peserta, baik guru maupun tenaga kependidikan mereka tampak antusias bersaing menghadirkan karya inovasi teknologi pembelajaran terbaik. Hal itu tampak dari proses pembuatan video, proposal, dan diskripsi inovasi. ’’Untuk sistem perankingan memang ketat. Sebab, dari pedoman penilian ini sudah ada, sehingga selisih nilai antarpeserta sangat tipis,’’ imbuhnya. 

Selanjutnya, pengumuman hasil 10 besar terbaik inovasi dari setiap cabdindik akan ditampilkan pada 16 Juni mendatang. Pendaftaran dan pengumpulan proposal EJIES telah dibuka pada 3 Februari hingga 15 Mei lalu. Setelah diumumkan, sepuluh karya terbaik nanti akan mengikuti coaching clinic dan penilaian pada 13 Maret-15 Juli. Terakhir, 25 karya inovasi terbaik akan mengikuti babak showcase atau presentasi publik pada Agustus mendatang. (oce/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#cabdindik jatim #cabdindik #peningkatan kualitas #ejies 2025 #peserta meningkat