GELARAN Festival Seni sukses mengawali rangkaian anniversary ke-24 Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) yang tahun ini mengangkat tema Konvergensi Makin Asyik. Event yang menghadirkan beragam kegiatan seni tersebut dibarengi dengan opening Pasar Semeru, Kota Mojokerto, kemarin (15/2).
Direktur JPRM M. Nur Kholis menuturkan, Festival Seni ini menjadi rangkaian pembuka HUT JPRM yang akan diperingati pada 1 Maret nanti. Bekerja sama dengan Sunrise Mall dan Pasar Semeru, Festival Seni itu sekaligus menjadi bentuk kolaborasi yang apik dan membanggakan. ”Ini suatu kebanggaan dan kepercayaan, karena kami masih diajak bekerja sama dengan manajemen Sunrise Mall dan Pasar Semeru,” katanya.
Dengan peresmian Pasar Semeru ini, Nur Kholis mengaku terkesima dengan konsep, view, dan desain Pasar Semeru. Ia berharap, ke depan keberadaan pasar di Jalan Semeru, Kecamatan Magersari tersebut menjadi multiplier effect bagi Kota Mojokerto dan sekitarnya.
Khususnya di bidang ekonomi kreatif dan bisnis. ”Alhamdulillah, merayakan ke-24 ini anomali juga. Karena sungguh membanggakan, semata-mata ini juga bagian dari kami merawat kepercayaan,” paparnya.
Event Festival Seni akan berlangsung hingga 19 Februari mendatang. Kemarin, di hari pertama, diawali dengan lomba mewarnai yang diikuti 100 pelajar SD se-Kota Mojokerto, dan dibarengi pameran Sungging Adi Linuwih (SAL) #11.
Pameran lukisan ini sebagai wadah bagi seni rupa di Mojokerto yang selalu eksis dan terus berkarya. ”Sekaligus bakal ada on the spot (OTS) perupa. Bagi kami, ini sebuah rangkaian yang sangat besar,” ulasnya.
Nur Kholis berharap, dengan digulirkannya Festival Seni semakin membawa magnet bagi Pasar Semeru. Lebih semarak, jadi jujukan pengunjung, dan bahkan sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Kota Mojokerto. Terutama, dalam mendukung keberadaan UMKM yang menghadirkan berbagai kebutuhan masyarakat. Dengan konsep lebih mudah, efektif, modern, dan higienis. Meliputi, stan sayuran, buah-buahan, kuliner, fashion, otomotif, wahana permainan, hingga bazar durian.
Begitu pula dengan kerja sama antara JPRM dengan manajemen Pasar Semeru. ”Mudah-mudahan event seperti ini terus bergulir, dan berlanjut simultan. Semoga Pasar Semeru jadi ikon baru bagi Kota Mojokerto,” tandasnya.
Seusai menyampaikan sambutan, dilanjutkan dengan pemotong tumpeng oleh Nur Kholis dan diserahkan kepada owner Pasar Semeru Rudyanto. Selain sebagai wujud syukur menyongsong anniversary ke-24 JPRM, pemotongan tumpeng diiringi dengan doa ini sekaligus menandai dibukanya pasar berkonsep modern tersebut dan jalinan kerja sama yang baik.
Acara kemudian dilanjutkan pemberian suvenir oleh SAL kepada Direktur JPRM dan manajemen Sunrise Mall maupun Pasar Semeru. Di akhir acara, bersama owner Pasar Semeru Rudiyanto dan manajemen, Nur Kholis lantas meninjau langsung keberadaan Pasar Semeru dan lomba mewarnai. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi