Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pameran Sungging Adi Linuwih (SAL)#10 Resmi Dibuka, Momen Kebangkitan Pelaku Seni Rupa Berkarya

Indah Oceananda • Senin, 6 Januari 2025 | 15:05 WIB
SEMANGAT BUDAYA: Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo didampingi Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis menilik karya 20 pelukis dari berbagai daerah di pameran Sungging Adi Linuwih.
SEMANGAT BUDAYA: Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo didampingi Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis menilik karya 20 pelukis dari berbagai daerah di pameran Sungging Adi Linuwih.

PAMERAN lukisan Sungging Adi Linuwih (SAL)#10 bersama Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) resmi dibuka, Minggu (5/1). Pembukaan pameran bertema Beginning or End itu dihadiri langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo.

Total ada 20 karya perupa yang ditampilkan di pameran yang berlangsung di Sunrise Mall Mojokerto tersebut. Direktur JPRM M. Nur Kholis menyampaikan, pagelaran karya seni rupa ini merupakan sebuah kehormatan bagi JPRM. Sebab, bisa bekerja sama dengan pelaku seni di Mojokerto Raya. ’’JPRM begitu concern dengan dunia seni. Saya senang, ada paguyuban kelompok yang peduli dengan pelaku seni, mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan seterusnya,’’ katanya.

Nur Kholis berharap, digelarnya pameran lukisan Sungging Adi Linuwih (SAL)#10 ini bisa mendekatkan JPRM dengan para pelaku seni. Pihaknya memberikan dukungan penuh sekaligus apresiasi dengan terselenggaranya event tersebut. ’’Sesuai dengan temanya, kita mulai lagi bangkitkan semangat pelukis Kota dan Kabupaten Mojokerto. Mudah-mudahan, tahun berikutnya kegiatan ini bisa dilakukan kembali,’’ ulasnya.

Edi Weliang, selaku budayawan atau pelaku seni mengungkapkan, pameran ini merupakan kesepuluh kalinya digelar. Sebelumnya, pameran SAL yang pertama hingga ke sembilan telah digelar di kawasan Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. ’’Tentunya pameran karya seni rupa kesepuluh ini bakal menjadi puncak keseriusan SAL di dunia seni rupa. Dan semoga bisa jadi semangat baru bagi para pelukis di Mojokerto Raya,’’ tandas Ketua Yayasan Tri Jaya Mukti ini.

Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menuturkan, dengan digelarnya pameran yang 10 kali ini, pihaknya berharap SAL terus menapaki karier dalam dunia seni rupa. Dia menyatakan, Pemkot Mojokerto siap memfasilitasi pameran seni rupa ini untuk menyokong semangat nilai seni dan kebudayaan di Mojokerto. ’’Kami dari Pemkot Mojokerto sangat mendukung kegiatan ini. Akan kami upayakan setiap dua tahun, ada bantuan support untuk memfasilitasi para pelaku seni rupa agar tetap berkarya,’’ tandasnya.

Ratusan pengunjung juga tampak memadati serta menikmati karya seni rupa yang dipajang tersebut. Sedianya, pameran yang akan digelar hingga Selasa (7/1) nanti, juga menyuguhkan workshop dan on the spot bagi pengunjung. Pada hari ketiga pameran, sedianya bakal ada workshop yang mengulas karya seni berbahan kain perca.

Terselenggaranya pameran SAL#10 kali ini juga mendapat suport dari pecinta seni rupa dan beberapa pihak lainnya. Seperti Yayasan Tri Jaya Mukti, Bank Jatim, Kitoshindo, Sunrise Mall, Indomaret, Millenials. (oce/fen) 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#pameran lukisan #event JPRM