ACEH - Muhamad Zainuri, pegowes Tour de Campaign ’’Kembali Baca Koran’’ memasuki hari ke-31 menjalani tur. Saat ini, pegowes difabel ini kian mendekati titik nol Indonesia Bagian Barat.
Zainuri sekarang ini telah memasuki provinsi Daerah Istimewa Aceh. Sejak Rabu (1/1) kemarin, pegowes kelahiran Jombang ini sudah masuk provinsi paling barat Indonesia tersebut.
Sebelumnya, dirinya menempuh perjalanan dari Medan menuju Aceh. Di ibukota Sumatera Utara tersebut, Zainuri sempat ditemani Komunitas Federal Nusantara. Dirinya pun sempat diajak berkeliling mengunjungi spot-spot wisata dan bersejarah.
’’Kemarin (Rabu (1/1) sudah masuk Aceh,’’ ujar Muhamad Zainuri melalui aplikasi layanan pesan. Dirinya menuturkan, perjalanan ke Medan hingga Aceh terbilang berat. Lantaran, dirinya mengalami keterlambatan waktu. Sedianya akhir tahun dirinya sudah menginjak bumi Rencong, Aceh.
Namun, saat perjalanan, diakuinya banyak kendala seperti yang paling mempengaruhi adalah cuaca. ’’Kami terlambat karena kendala hujan,’’ tuturnya. Meski begitu, dirinya tetap optimistis dan mendapat dukungan dari komunitas sepeda lokal. Selain itu, dia juga tetap mengunjungi spot-spot wisata dan bersejarah.
Dari pintu masuk Aceh menuju Banda Aceh, sebut dia, perjalanan masih sekitar kurang lebih 50 kilometer. Setelah itu, dirinya harus menyeberang ke Sabang tempat titik nol Indonesia bagian barat. ’’Nanti malam kami perkirakan sampai di Banda Aceh,’’ tandas Zainuri.
Perlu diketahui, Tour de Campaign ’’Kembali Baca Koran’’ Mojokerto to Sabang, diberangkatkan di kantor Jawa Pos Radar Mojokerto, Jalan RA Basuni No. 96, Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Minggu (1/12) pagi. Pemberangkatan ditandai secara simbolis dengan pemberian jersey oleh General Manajer PRM, Abi Mukhlisin.
Mohamad Zainuri bakal menuju titik nol Indonesia bagian barat yakni Sabang. Dia bakal melalui beberapa kota, yakni Jombang, Jogja, Bandung, Jakarta, Lampung, Jambi, Bukittinggi hingga Medan. Dengan bahasa isyarat, Mohamad Zainuri menjelaskan, persiapan kali ini lebih pada perbekalan material. ’’Ban luar dalam sudah dicadangkan dan juga saya buat papan dengan tulisan ’’Menuju Sabang’’,’’ ungkapnya sebelum keberangkatan.
Manajer Event JPRM Arief Hikmawan, menambahkan komunikasi dan koordinasi untuk update pemberitaan selama perjalanan melalui aplikasi WhatsApp. ’’Kita terus pantau selama perjalanan Mohamad Zainuri. Bagaimana di perjalanan hingga sampai tujuan. Dan direncanakan bakal menempuh selama sebulan,’’ pungkasnya. (rif/fen)
Editor : Hendra Junaedi