Mengawali tahun tahun 2025, Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) menggelar event perdana. Berkolaborasi dengan Sungging Adi Linuwih (SAL), JPRM menghelat pameran lukisan yang ke-10. Event ini bakal diikuti 20 perupa yang tersebar di Jawa Timur.
Sebelumnya, pameran pertama hingga ke-9 telah digelar di kawasan Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Kali ini, pameran tersebut mengambil lokasi di Island Sunrise Mall, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto. ’’Pelaksanaan event akan dimulai pada 5 hingga 7 Januari 2025 nanti,’’ ujar Manajer Event dan Pengembangan Bisnis JPRM Arief Hikmawan, kemarin (30/12).
Pameran karya dengan tema Beginning Or End ini bakal menjadi puncak keseriusan SAL di dunia seni rupa. Adapun 20 perupa yang bergabung merupakan pelukis junior. ’’Tak hanya pameran, pagelaran ini juga akan diisi dengan workshop dan melukis on the spot,’’ bebernya.
Ketua Panitia Pameran SAL #10 RR Noeri Wredyastoetie mengatakan, pameran kali ini sebagai puncak kegiatan yang sudah digelar hingga ke 10 tahun. ’’Usai pameran ini, kita ingin perupa bisa eksistensi di luar Mojokerto Raya. Kita ibaratkan anjang sana, menggelar pameran di luar kota,” jelasnya.
Noeri menambahkan, di hari ketiga pameran SAL, bakal ada workshop tentang karya kain perca menjadi sebuah karya dalam pigura. Hal tersebut dipastikan akan menjadi acara yang berbeda di pameran-pameran sebelumnya. ’’Untuk ukuran karya yang dipamerkan, tak ada yang berbeda dengan pameran-pameran sebelumnya,” tambah wanita yang juga kerap disapa Dyaz ini.
Terselenggaranya pameran SAL #10 kali ini juga mendapat dukungan dari pecinta seni rupa dan beberapa pihak. Seperti Yayasan Tri Jaya Mukti, Bank Jatim, Kitoshindo, Sunrise Mall Mojokerto, Indomaret, dan Millenials. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi