Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab Mojokerto Gelar Pasar Murah di Pendapa Kecamatan, 2 Ton Beras dan 200 Kg Gula Habis Terjual

Khudori Aliandu • Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:00 WIB

 

STABILISASI HARGA: Pemkab Mojokerto saat menggelar Gerakan Pangan Murah di Pendapa Kecamatan Puri, kemarin (13/2).
STABILISASI HARGA: Pemkab Mojokerto saat menggelar Gerakan Pangan Murah di Pendapa Kecamatan Puri, kemarin (13/2).
KABUPATEN - Pemkab Mojokerto terus melakukan stabilisasi harga dan menekan laju inflasi daerah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) ke kecamatan-kecamatan. Kali ini giliran Pendapa Kecamatan Puri menjadi tempat lapak penjualan kebutuhan pokok (bapok) dengan harga murah. 

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto Riduwan mengatakan, jelang Ramadan stabilisasi harga kebutuhan pokok di bumi Majapahit menjadi fokus pemerintah daerah (pemda).

Dengan demikian, program gerakan pangan murah kepada masyarakat ini terus digeber. ’’Stabilisasi harga salah satunya kita lakukan dengan gerakan pangan murah di kecamatan-kecamatan,’’ ungkapnya, kemarin (13/2). 

Menggandeng berbagai pihak, pemda menjual kebutuhan dengan harga murah, termasuk untuk menghadapi jelang Hari Beras Keagamaan Nasional (HBKN). ’’Selain stabilisasi pasokan dan harga pangan, ini bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi daerah,’’ tegasnya. 

Pangan murah yang langsung menyentuh masyarakat ini direspons antusias masyarakat. Sebagian besar komoditas yang dijual pun habis. Gula pasir yang dijual PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Gempolkrep, misalnya. Dari 200 kilogram yang disiapkan, seluruhnya dibeli masyarakat dengan harga Rp 14.500 per kilogram. 

Minyak Kita sebanyak 35 dus yang dibawa Bulog dengan harga Rp 31 ribu  per 2 liter juga habis tak tersisa. ’’Beras SPHP-nya sejumlah 2 ton terjual habis. Termasuk kemasan premium Sawah Hijau 74 pak kemasan 5 kilogram juga laku. Begitu juga dengan puluhan kilogram telur ayam ras yang dibawa juga banyak diserbu masyarakat,’’ tandasnya. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#stabilisasi bapok #harga beras #harga sembako #pasar murah #harga gula #Pemkab Mojokerto