Teguh, warga setempat mengatakan, kopi yang dihasilkan para petani kopi di lereng Gunung Anjasmoro tersebut berjenis excelsa dan robusta.
Bahkan, permintaan kopi dari perkebunan desa ini telah menembus pasar luar daerah. Permintaan tinggi di antaranya datang dari Surabaya dan sebagian kota di Jawa Tengah.
Warga berharap pemerintah daerah (pemda) lebih memperhatikan potensi yang dihasilkan para petani lokal. ”Terutama kopi, yang saat ini banyak mendapat permintaan dari berbagai daerah,” terang Teguh. (fan/ris)
Editor : Fendy Hermansyah