Hal itu tak lepas dari tingginya intensitas kegiatan yang digelar sepanjang tahun lalu. ’’Selama Pasar Semeru berdiri, lebih dari 30 event pernah digelar,’’ sebutnya.
Rohman menjelaskan, sepanjang tahun kemarin mayoritas kegiatan yang digelar didominasi even untuk kalangan anak-anak. Mulai lomba mewarnai, lomba mata pelajaran, hingga lomba tari. Selain itu, terdapat pula kegiatan musiman bernuansa islami yang biasanya digelar pada bulan Ramadan dan Idul Adha, seperti lomba banjari, qori, tahfidz Al-Qur’an, pemilihan dai cilik hingga remaja. Bahkan, peringatan Hari Natal juga pernah digelar dengan tema berbagi kasih Natal bersama Santa Claus. ’’Rata-rata event yang sering digelar untuk anak-anak,’’ terangnya.
Tak hanya itu, sepanjang 2025 juga digelar sejumlah event berskala besar. ’’Salah satu eventnya yakni Feeding Animal, Bootbikers by Bumbleride dan bazar even Harmoni,’’ ujar Rohman.
Untuk menambah semarak, Pasar Semeru juga menghadirkan berbagai kegiatan berkonsep hiburan. Mulai pasar malam, wahana rumah hantu, barongsai show, hingga foam party serta Garden Night Celebration pada malam tahun baru kemarin.
Rohman mengungkapkan, keberadaan berbagai event tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengunjung. ’’Rata-rata kunjungan jika ada event di Pasar Semeru mengalami peningkatan yang signifikan yakni hingga ribuan pengunjung dalam sehari,’’ ungkapnya.
Menurutnya, meningkatnya minat even organizer menggelar kegiatan di Pasar Semeru dipengaruhi beberapa faktor. ’’Mungkin event organizer mengerti jika Pasar Semeru mempunyai tempat yang luas dan nyaman,’’ imbuhnya.
Ia menyebutkan, Pasar Semeru memiliki sejumlah area exhibition yang mampu mengakomodasi berbagai skala kegiatan, baik kecil maupun besar. Area barat dan timur masing-masing berukuran 12 meter x 22 meter, sementara area selatan memiliki luas sekitar 18 meter x 28 meter. ’’Lokasi yang sering digunakan adalah exhibition selatan karena paling luas. Dan, rata-rata bisa 3 kali dalam sebulan,’’ tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pagelaran Lomba Tari Aksara Janari Majapahit 2026, Nazwa Aulia Salsabila, mengaku memilih Pasar Semeru sebagai lokasi acara karena dinilai representatif. Perwakilan dari Unesa tersebut sengaja menggelar kegiatan di Mojokerto dengan sejumlah pertimbangan. ’’Memang acara kami sengaja digelar di Pasar Semeru. Di sini selain tempatnya enak, nyaman dan parkirnya juga luas,’’ pungkasnya. (dik/fen)
Editor : Fendy Hermansyah