Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Stok Cabai di Mojokerto Kosong, Harga Capai 75 Ribu per Kg

Farisma Romawan • Senin, 14 Juli 2025 | 15:15 WIB
LESU: Adrian Firmansyah, pedagang bumbu dapur di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, saat merapikan lapak dagangan, Jumat (4/7).
LESU: Adrian Firmansyah, pedagang bumbu dapur di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, saat merapikan lapak dagangan, Jumat (4/7).

Petani Baru Mulai Tanam Cabai Bulan Depan

MOJOKERTO RAYA - Melambungnya sejumlah bahan pokok di pasaran tak lepas dari menipisnya stok di tingkatan petani. Termasuk di kawasan Dawarblandong yang sejak akhir Mei lalu cabai hasil panen telah habis. Bahkan, petani baru akan menanam lagi bumbu dapur ini mulai bulan depan dan diprediksi bisa dipanen Januari 2026 nanti.

’’Bulan Agustus nanti baru akan memulai pembibitan dan baru akan ditanam di sawah bulan Oktober. Prediksinya bulan Januari baru akan dipanen,’’ ungkap petani cabai asal Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Agus Sugiantoro kemarin.

Agus tak memungkiri, banyak permintaan stok cabai bisa lebih dipercepat dari biasanya. Khususnya di tahun ini yang dihadapkan pada musim kemarau basah. Meski begitu, petani tetap memilih bercocok tanam sesuai urutan, yakni setelah musim tanam jagung selesai. ’’Sekarang jadwalnya tanam jagung dan kangkung yang tidak butuh banyak air. Sekaligus mengistirahatkan tanah agar tetap sehat,’’ imbuhnya.

Kondisi ini tidak sekadar mengancam kenaikan harga yang lebih tinggi, tapi juga kelangkaan cabai di pasaran. Terutama di kawasan Mojokerto, Gresik, hingga Surabaya yang banyak dipasok dari hasil pertanian di utara sungai tersebut. Bahkan, sejumlah pedagang di pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto mulai berebut pasokan dari Situbondo dan Banyuwangi.

Meski harganya telah mencapai Rp 75 ribu per kilogram (kg), mereka tetap memasok untuk memenuhi kebutuhan konsumen. ’’Kalau stok di petani daerah Dawarblandong dan Kediri sudah habis. Sementara ini dipasok dari Situbondo dan Banyuwangi. Itu pun tidak banyak,’’ terang Robi Maulana, distributor cabai di Pasar Tanjung Anyar.

Selain cabai, sejumlah bumbu dapur lain juga ikut melonjak. Seperti tomat yang semula hanya Rp 15 ribu per kg, kini bisa mencapai Rp 35 ribu per kg. Sementara harga bawang merah, kini berada di angka Rp 40 ribu, padahal sebelumnya hanya Rp 25 ribu per kg.

’’Yang paling susah dicari itu stok tomat, saya cuman bisa mendatangkan 10 kg per hari, sebelumnya bisa sampai 30 kilogram (kg) per hari,’’ pungkas pedagang bumbu di Pasar Tanjung Anyar Ardian Firmansyah. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#stok kosong #harga bahan pokok #cabai #dawarblandong mojokerto