Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

PLN UP3 Mojokerto Mendukung Energi Bersih, Jalin MoU Pelayanan REC dengan Perusahaan Jepang

Indah Oceananda • Sabtu, 20 Juli 2024 | 13:55 WIB
KONTRIBUSI: PT PLN UP3 Mojokerto bersinergi dengan PT Unicharm Indonesia Tbk dan PT Unicharm Nonwoven Indonesia dalam menjalankan program energi bersih.
KONTRIBUSI: PT PLN UP3 Mojokerto bersinergi dengan PT Unicharm Indonesia Tbk dan PT Unicharm Nonwoven Indonesia dalam menjalankan program energi bersih.

SEBAGAI upaya percepatan akselarasi transformasi korporasi net zero emission (NZE), PT PLN (Persero) UP3 Mojokerto berhasil melakukan kerja sama dengan dua perusahaan Jepang.

Kerja sama terjalin dalam Signing Ceremony Perjanjian Kerja Sama REC PT Unicharm Indonesia Tbk dan PT Unicharm Nonwoven Indonesia, di Ballroom Hotel Ayola Sunrise Mojokerto, Kamis (18/7).

 Melalui layanan green energy as a service, PT Unicharm Indonesia Tbk melakukan pembelian renewable energy certificate (REC) untuk kedua site yang berada di Kawasan Industri Ngoro Persada (NIP) Kabupaten Mojokerto.

Sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai bukti kontribusi perusahaan dalam penekanan emisi karbon. Di sisi lain, sertifikat REC juga bisa dimanfaatkan sebagai dokumen pemenuhan kegiatan perdagangan ekspor.

 Manager PLN UP3 Mojokerto Roberth Rumsaur menjelaskan, REC merupakan salah satu inovasi produk hijau yang dimiliki PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang diakui secara internasional.

REC merupakan jawaban atas kebutuhan langkah dekarbonisasi, khususnya di sektor industri dan bisnis. ”Tentunya kolaborasi ini menjadi bukti, bahwa PLN bersama PT Unicharm Indonesia Tbk dan PT Unicharm Nonwoven Indonesia mengambil peran dalam menekan emisi, dengan mendorong penggunaan energi yang ramah lingkungan,” katanya.

 Menurutnya, langkah tersebut bagian dari upaya mencapai target pengurangan emisi karbon menuju NZE tahun 2060. Hingga Juni lalu, PLN UP3 Mojokerto sudah mengklaim penggunaan green energy sebesar 6,7 persen.

Sehingga dengan bergabungnya PT Unicharm Indonesia Tbk, maka proyeksi penggunaan green energy di UP3 Mojokerto mencapai 7,3 persen pada tahun 2024.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelaku industri yang turut bergabung dalam ekosistem green energy. Nantinya pembelian REC ini akan dialokasikan untuk percepatan pembangunan pembangkit energi baru terbarukan,” jelasnya.

 Manager Layanan Prioritas dan Priority Account Executive PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Muhammad Akbar menuturkan, PLN siap mengambil peranan penting mewujudkan transisi energi NZE 2060.

Beberapa langkah strategis sudah mulai dilakukan secara bertahap dengan membatasi pembangunan pembangkit berbahan bakar batubara, dedieselisasi dan mensubstitusi melalui pembangunan pembangkit EBT.

”Kami percaya diri dapat memenuhi ekspektasi pelanggan dalam kecukupan daya dan bauran energi terbarukan,” paparnya.  Sistem Jawa Timur, saat ini memiliki kapasitas hampir 10.000 MW, beban puncak 6.300 MW, kirim daya ke Jawa Tengah dan Bali sekitar 1.400 MW, serta cadangan daya sekitar 2.300 MW. 

Factory Head PT Unicharm Indonesia Tbk Hiroshi Oya menyatakan, Unicharm Group memiliki tujuan yang sudah menjadi komitmen. Yaitu, realisasi sustainable development goals (SDGs).

Demi mewujudkan renewable energy 100 persen, telah diupayakan untuk melakukan yang terbaik sebagai perusahaan melalui pemasangan PLTS yang menyokong sekitar 14 persen energi bersih.

Di samping menggunakan REC pada seluruh listrik yang digunakan dari PLN hingga tahun 2029.

”Saya sangat senang dengan adanya kolaborasi bersama PLN. Sehingga dapat berkontribusi pada perwujudan net zero emission melalui produksi yang menggunakan energi bersih ramah lingkungan,” bebernya.

 Factory Head PT Unicharm Nonwoen Indonesia Ryosuke Inokawa menambahkan, dalam trend perwujudan SDGs, kebutuhan terkait berbagai macam aktivitas environmental, social and governance (ESG) semakin meningkat.

”Mulai hari ini kami secara resmi memulai menggunakan REC sebesar 1.500 unit per tahun atau 22 persen dari penggunaan listrik PLN setiap bulannya,” tegas dia. (oce/ris/adv)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kerjasama #PLN (Persero) #up3 mojokerto