RADARMOJOKERTO - Tak hanya orang dewasa saja yang wajib menggunakan helm saat berkendara, tetapi juga berlaku bagi anak-anak.
Hal tersebut menjadi peluang usaha bagi pasangan suami istri (pasutri) Ahmad Kharis, 35, dan Ma’rifah, 31, untuk membuka bisnis helm anak karakter.
Perajin helm anak di Dusun/Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ini, memproduksi beragam helm anak dengan motif menggemaskan.
Tak heran banyak orang tua yang membelikan helm bagi buah hatinya.
Bukan sekadar untuk menjaga keselamatan saat berkendara saja, tetapi juga tertarik dengan model helm kekinian.
Kharis merintis usaha helm anak pada tahun 2016. Dia dibantu sang istri dan 21 karyawan dalam memproduksi helm anak.
Dengan usaha rumahan ini mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Yakni, para remaja dan ibu-ibu rumah tangga.
”Total karyawan di sini ada 21. Terdiri dari 11 orang yang bekerja di rumah produksi, dan 10 lagi bekerja di rumah,” kata Ma’rifah, Selasa (20/2).
Bahan yang dibutuhkan dalam memproduksi helm anak cukup beragam. Mulai dari kerangka helm, kain kulit sintetis, kain busa teri dan kain busa holmes, kaca, hingga gesper.
Ma’rifah menuturkan, terdapat tiga jenis ukuran untuk helm anak.
Pertama, ukuran untuk anak usia 1 hingga 4 tahun. Kedua, ukuran untuk anak usia 5 hingga 6 tahun.
”Dan ketiga, ukuran usia anak 7 hingga 12,” terangnya.
Ma’rifah mengungkapkan, terdapat sejumlah tahap dalam produksi helm anak.
Dimulai dengan kain kulit sintetis yang didesain dan dipotong sesuai pola kemudian dijahit.
Selanjutnya, pemasangan kain kulit sintetis pada helm bagian luar.
Setelah itu, pemasangan kain busa teri pada bagian dalam helm. Tahap terakhir, pemasangan pengait kaca helm, kaca, dan gesper.
Beragam model yang dihasilkan dalam usaha ini.
Seperti, helm anak dengan model polosan, printing, hingga motif cat.
Untuk motif helm, seperti, karakter princess, superhero, hingga motif telinga kucing.
”Untuk motif yang paling ramai peminat, yaitu helm anak dengan motif karakter, hello kitty, princess, superhero, dan karakter game,” tambahnya.
Ibu dua anak ini menjual helm anak Rp 25 hingga Rp 30 ribu untuk ukuran usia 1 sampai 4 tahun. Sedangkan Rp 50 hingga 70 ribu untuk ukuran usia 5 sampai 12 tahun.
”Kami memasarkan produk helm anak ini melalui media sosial, tetapi kami juga melayani pembelian dengan sistem grosir,” imbuh wanita 31 tahun ini.
Dalam sehari usaha ini dapat menjual antara 50 hingga 70 helm anak atau setara dengan omzet Rp 2 juta. Ia mengaku pesanan banyak berasal dari luar provinsi.
”Pembeli banyak yang berasal dari luar Jawa Timur. Seperti, Nusa Tenggara Timur(NTT), Kalimantan, dan Jakarta Selatan,” pungkasnya. (putri fadiyah)
Editor : Moch. Chariris