Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Harga Cabai di Kota Mojokerto ''Menggila'', Sekilo Tembus Rp 130 Ribu

Fendy Hermansyah • Senin, 11 Juli 2022 | 20:46 WIB
KOMODITAS: Pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto melayani pembeli, Senin (11/7). (Yulianto Adi Nugroho/jawaposradarmojokerto.id)
KOMODITAS: Pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto melayani pembeli, Senin (11/7). (Yulianto Adi Nugroho/jawaposradarmojokerto.id)
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Harga bumbu dapur kian tak terkendali. Per Senin (11/7) siang, harga cabai rawit dan cabai merah di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kompak melonjak menjadi Rp 130 ribu per kilogram (kg).

"Harganya tambah ugal-ugalan," ungkap Friske, salah satu pedagang. Harga cabai rawit mengalami kenaikan drastis siang ini. Tadi pagi, menurutnya, harga cabai merah masih di kisaran Rp 120 ribu per kg, sedangkan harga cabai rawit Rp 110 ribu per kg.

Harga bumbu dapur memang merangkak naik sejak dua bulan terakhir. Tren tersebut belanjut hingga jelang Hari Raya Idul Adha. Dan, pada H+1 lebaran kurban ini, harganya justru kian menggila.

Friske mengatakan, mahalnya harga bumbu dapur seiring dengan minimnya pasokan. Stok yang masuk ke pasar menipis sehingga harganya tak terkendali. "Ini dapat cabai dari Probolinggo," imbuhnya.

Di luar komoditas cabai, harga bumbu dapur lain cenderung stagnan mahal. Harga bawang putih bertahan di kisaran Rp 24 ribu per kg, bawang merah Rp 70 ribu per kg, dan tonat Rp 24 ribu per kg.

Sementara itu, tren kenaikan harga masih terjadi pada komoditas ayam. Harga daging ayam potong kini bertengger Rp 38 ribu per kg. (adi/fen) Editor : Fendy Hermansyah
#soekemi #kabupaten mojokerto #Majapahit #koesno #harga bumbu #kota onde-onde #Mojopahit #sekolah soekarno muda #harga cabai naik #masa kecil soekarno #Kota Mojokerto #mojokerto #trowulan #onde-onde