JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Sebuah insiden tragis terjadi di Perlintasan Sebidang Selokambang, Kelurahan Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Minggu, 30/11/2025 sekitar pukul 10. 19 WIB.
Tragedi menimpa sebuah kendaraan Honda Accord berwarna biru milik penduduk Desa Cangkringmalang, Beji, yang sedang mencoba melintasi rel kereta pada saat palang pintu tidak sepenuhnya tertutup, yang kemudian mengakibatkan kecelakaan dengan KA Mutiara Timur yang berangkat dari arah Surabaya Pasarturi menuju Malang.
Dampak benturan yang cukup parah membuat mobil itu terseret hingga puluhan meter ke arah timur, sebelum akhirnya terbalik dalam kondisi yang parah.
KA Mutiara Timur melintas di Jaringan Perlintasan Lambat No. 88, antara Stasiun Porong dan Bangil, yang berada di bawah kategori PLB tidak dijaga.
Penumpang mobil yang terdiri dari satu keluarga, mengalami nasib menyedihkan. Empat orang tewas di lokasi kejadian akibat luka serius, termasuk ayah, ibu, dan kedua anak mereka. Satu balita yang berhasil selamat mengalami luka ringan dan segera dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif saat itu juga.
Cerita berawal ketika mobil tersebut melaju dari arah utara menuju ke selatan dan harus melewati perlintasan tersebut, beberapa saksi menyatakan bahwa palang pintu tidak berfungsi dengan baik dam memberi kesempatan pada pengemudi untuk menerobos.
Kereta yang dikemudikan oleh masinis bernama Slamet Riyadi tentunnya tidak dapat menghentikan laju kereta secara tiba-tiba, sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan. KA Mutiara Timur terhenti, dan proses evakuasi serta olah TKP dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Pasuruan, TNI, dan PT KAI Daop VI.
Kejadian pada PLB yang tidak terjaga kembali menarik perhatian yang memprihatinkan, beberapa insiden serupa sebelumnya sering terjadi di daerah Jawa Timur, menyerukan perlunya peningkatan sistem keamanan yang akurat dan berfungsi dengan baik seperti pemasangan sensor otomatis dan kamera pengawas.
Kapolres Pasuruan AKBP Afandi berkomitmen untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna menemukan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk untuk mengecek kondisi palang dan kelalaian pihak yang berwenang, PT KAI menyatakan rasa duka yang begitu mendalam dan juga siap untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Peristiwa ini memberikan dampak mendalam bagi warga Beji, masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalur kereta guna mencegah terulangnya tragedi serupa. Dzafir Kirana Adelia
Editor : Imron Arlado