JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Beberapa tahun terakhir, posisi yang cukup mencolok di dunia bacaan ataupun perfilman modern sedang ditempati oleh salah satu subgenre romance yang bernama genre dark romance.
Dulu, genre ini kerap kali dianggap sebagai genre yang niche atau genre yang target segmen pembacanya sangat khusus, dan cukup jarang ditemui.
Namun sekarang, genre dark romance justru semakin sering muncul dalam daftar rekomendasi dan obrolan di komunitas pembaca yang tak pernah sepi.
Lonjakan popularitas genre dark romance ini juga dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keinginan pembaca mengeksplorasi sisi lain manusia dan dunia percintaan yang lebih intens dan tidak melulu manis.
Faktor tersebut adalah salah satu faktor pemicu yang paling sering ditemui, itulah mengapa dark romance selalu berhasil mencuri perhatian dengan begitu cepat.
Gaya ceritanya yang cenderung lebih dramatis, penuh ketegangan psikologis, dan membawa pembaca terhanyut dalam kisah cinta yang kompleks, menjadikan genre ini berbeda dengan genre romance lainnya.
Dark romance sendiri merupakan subgenre romance yang tetap memusatkan alur cerita pada hubungan dua karakter, namun menghadirkan nuansa yang lebih gelap dan mencekam, baik dari sisi emosional, moral, hingga psikologis.
Perjalanan cinta dalam genre ini tak selalu berjalan sesuai dengan nilai-nilai ideal romansa pada umumnya, melainkan melibatkan karakter dengan trauma, masa lalu kelam, atau keputusan moral yang abu-abu.
Baca Juga: Soroti Rekomendasi KPK hingga Kapal TBM
Meskipun begitu, fokus utama genre ini tetap pada hubungan emosional yang kuat dan proses transformasi karakter melalui konflik yang sangat intens.
Dari situlah muncul daya tarik genre dark romance, karena kisah cintanya tak hanya tentang kebahagiaan yang manis, tetapi juga pergulatan batin.
Sementara itu, dark romance juga memiliki beberapa unsur dan ciri-ciri utama yang berbeda dengan genre romance lainnya.
Unsur utama dark romance biasanya terletak pada penokohan tiap karakter yang rumit dan rentan, terutama pada karakter yang berada di posisi villain dengan sisi manusia yang rapuh penuh dendam.
Unsur kekuasaan juga menjadi salah satu elemen yang kerap kali muncul dalam genre ini, baik dalam bentuk ketimpangan kekuatan, kontrol emosional, maupun konflik psikologis antar tokoh utama.
Sementara ciri-ciri utama genre ini meliputi alur ceritanya dipenuhi atmosfer gelap yang menegangkan, mulai dari lingkungan yang misterius hingga konflik batin yang terasa intens.
Hubungan yang berada di genre ini pun tak digambarkan sebagai hubungan sehat, tetapi hubungan ini dieksplorasi lebih dalam sebagai perjalanan emosional yang penuh lapisan.
Seluruh elemen tersebut menjadikan genre dark romance sebagai genre yang kuat dalam sisi cerita maupun psikologi karakter.
Dalam genre ini juga terdapat beberapa subtema yang terus berkembang sangat luas, mulai dari mafia romance yang mengangkat kisah cinta dengan latar dunia kriminalitas penuh bahaya.
Kemudian villain romance yang menyelami hubungan emosional dengan tokoh yang berada dalam lingkup kelam secara moral.
Baca Juga: Situs Resmi Macet, Layanan PBB Kota Dikeluhkan
Ada pula psychological romance yang mengangkat konflik batin secara mendalam, serta stalker atau obsession romance yang menampilkan intensitas ekstrem dalam suatu hubungan.
Hingga subtema gothic romance yang bernuansa misterius, gelap, dan mencekam khas bangunan tua atau konsep kuno.
Akan tetapi, meningkatnya popularitas dark romance tak hanya dipicu oleh keinginan pembaca mencari pengalaman romansa yang berbeda dengan romansa pada umumnya dan subtemanya yang berbagai macam.
Tetapi juga didorong oleh tren media sosial yang menciptakan gelombang rekomendasi yang kemudian membuat genre ini semakin mudah ditemukan dan dikenali banyak orang.
Dilihat dari antusiasme para penikmat genre ini, dark romance dapat diperkirakan akan tetap menjadi salah satu genre yang selalu ramai diperbincangkan, karena memberi pengalaman membaca yang intens, emosional, dan berbeda dengan pola romance ringan pada umumnya. FANEZA
Editor : Imron Arlado