Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Minuman Bersoda selalu Bikin Sendawa, Kok Bisa? Ini Alasannya

Imron Arlado • Minggu, 17 November 2024 | 21:38 WIB
Segelas soda bisa bikin kita sendawa, mengapa?
Segelas soda bisa bikin kita sendawa, mengapa?

JPRM – Segelas soda dingin dengan gelembungnya memang tidak bisa dielakkan pesonanya di tengah cuaca yang kian memanas, menjadi pilihan favorit bagi banyak orang.

Selain sensasi segarnya, soda juga memiliki keunikan yaitu selalu sendawa setiap kali meminumnya. Hal ini bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh kita.

Pada dasarnya sendawa berlebihan terjadi ketika tubuh menelan terlalu banyak udara atau yang disebut dengan aerophagia.

Umumnya, tubuh akan menelan sebanyak 2 liter udara dalam sehari. Setengah dari udara tersebut akan keluar melalui mulut atau sendawa, dan sisanya melalui sistem pencernaan atau kentut. Bagi orang yang mengalami aerophagia, akan tidak nyaman pada bagian perut.

Banyak faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya aerophagia, dari faktor fisik sampai faktor psikologis.

Di antaranya makan dengan terburu-buru, berbicara sambil makan, merokok, bernapas melalui mulut, mengunyah permen karet, dan masih banyak lagi. Namun, apakah setelah kita minum soda dan sendawa terjadi karena kita mengalami aerophagia?

Maka jawabannya tidak. Minum soda tak mengakibatkan kitra mengalami aerophagia. Pada minuman soda, terdapat kandungan karbon dioksida atau C02 yang terlarut dalam cairan tersebut.

Saat diminum, gas ini akan dilepaskan dalam perut dan tubuh akan sesegera mungkin mengeluarkannya kembali melalui mulut. Reaksi ini adalah salah satu proses alami tubuh dalam melindungi sistem pencernaan dengan mengurangi tekanan di saluran pencernaan.

Kecepatan kita dalam meminum soda juga turut mempengaruhi, semakin cepat kita meminumnya maka semakin banyak juga gelembung yang masuk dalam tubuh kita.

Bahan utama dari minuman bersoda yaitu air berkarbonasi memiliki banyak manfaat untuk saluran pencernaan, seperti mengatasi mual, meredakan sakit perut, dan mengurangi konstipasi.

Walaupun minuman soda memiliki banyak manfaat seperti mengurangi sakit kepala dan mencegah kram otot.

Minuman bersoda juga memiliki banyak dampak negative apabila dikonsumsi secara berlebihan. Diantaranya ialah meningkatkan risiko diabetes, risiko jantung, rusaknya gigi, turunnya kualitas tulang dan masih banyak lainnya.

Maka dari itu, kita perlu memperhatikan seberapa banyak soda yang masuk dalam tubuh kita, karena dampak jika berlebihan juga tak boleh dikesampingkan. Nur Aini

Editor : Imron Arlado
#aerophagia #cuaca panas #sendawa #soda #minuman bersoda