JAWA POS RADAR MOJOKERTO- Destinasi wisata alam ini berada di Desa Sendi, Kecamatan Pacet. Berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Mojokerto.
Adalah Gunung Lorokan. Gunung ini menjadi salah satu wisata favorit bagi banyak pecinta alam, khususnya pendaki pemula. Gunung ini menawarkan jalur pendakian yang relatif santai dan landai sehingga cocok bagi mereka yang ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus menghadapi medan yang berat.
Keindahannya terlihat dari area sekelilingnya yang cenderung masih asri serta terdapat beberapa pemandangan menawan di beberapa titik tertentu.
Dengan ketinggian 1.100 Mdpl, Gunung Lorokan ini memiliki medan yang tidak terlalu terjal, banyak pengunjung memilih Gunung ini sebagai salah satu sarana untuk mencoba pengalaman mendaki pertama kali tanpa perlu perlengkapan teknis yang cukup rumit.
Baca Juga: Begaganlimo, Desa Wisata di Lereng Pegunungan Anjasmoro yang Kaya Sejarah dan Potensi Alam
Rimbunnya pepohonan dengan medan yang tidak terlalu curam, membuat setiap perjalanan pendaki merasa teduh dan menyenangkan. Di sepanjang jalan, pemandangan alamnya sangat memanjakan mata, dari hamparan kebun milik warga hingga pepohonan pinus yang menjulang. Sesekali, suara kicauan burung dan gemericik air sungai menemani langkah para pendaki.
Pemandangan pada saat berada di puncak dan beberapa jalur menjadi salah satu daya tarik utama. Jika cuaca cerah, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan hijau, serta kabut tipis yang menambah kesan suasana magis. Banyak foto saat sunrise atau sunset di Lorokan yang kerap di unggah di media sosial, membuat tempat ini semakin dikenal sebagai salah satu spot estetik untuk fotografi alam.
Fasilitas yang terdapat di sekitar wilayah pendakian terbilang cukup memadai serta mendukung kenyamanan bagi wisatawan. Terdapat area parkir yang cukup luas, beberapa warung penjual makanan dan minuman, serta pos-pos istirahat di jalur. Meski tergolong sebagai gunung yang ramah bagi pemula, para pengunjung tetap disarankan membawa perlengkapan dasar seperti air minum dan alas kaki yang nyaman, jaket ketika suasana dingin serta membawa sampah kembali turun guna menjaga kebersihan alam sekitar. (RISMA)
Editor : Imron Arlado