JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Semifinal Piala Presiden 2026 resmi digelar Selasa, 4 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dua laga klasik tersaji sekaligus: Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta, sementara Persebaya Surabaya berduel dengan Arema FC.
Semifinal Piala Presiden 2026 menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Empat tim besar Indonesia berhasil menembus babak empat besar, memastikan trofi bergengsi ini kembali ke tanah air setelah edisi 2025 dimenangkan klub Thailand, Port FC.
Pertandingan pertama mempertemukan Persib Bandung dengan rival abadi Persija Jakarta. Duel bertajuk “El Clasico Indonesia” ini selalu menghadirkan tensi tinggi, baik di lapangan maupun di luar stadion.
Baca Juga: Birth Beyond Bagikan Voucher Kemerdekaan untuk Pengunjung Sunrise Mall Mojokerto
Laga kedua mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Arema FC. Derby Jawa Timur ini dikenal sarat gengsi, mempertemukan dua klub dengan basis suporter fanatik yang besar.
Keputusan menggelar semifinal di Bali diambil langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Awalnya, laga direncanakan berlangsung di Surabaya, namun demi keamanan dan netralitas, venue dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Semua pertandingan semifinal digelar tanpa penonton umum. Panitia hanya menyediakan undangan terbatas, sementara suporter diminta menyaksikan lewat siaran langsung Indosiar dan platform streaming Vidio.
Baca Juga: Jalan Rusak di Pacet Mojokerto Akhirnya Disentuh Perbaikan
Persib Bandung tampil impresif sepanjang fase grup dengan catatan tiga kemenangan tanpa kebobolan. Sementara Persija Jakarta lolos setelah menyingkirkan PSMS Medan dengan skor telak 4-1.
Persebaya Surabaya mencatat kemenangan penting atas juara bertahan Port FC dengan skor 2-1, sedangkan Arema FC memastikan tiket semifinal setelah menundukkan DPMM FC 2-0 di laga terakhir.
Final Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung Kamis, 6 Agustus 2026, juga di Bali. Juara tahun ini akan menerima hadiah Rp 8 miliar, meningkat dari Rp 6 miliar pada edisi sebelumnya.