Fenomena Pistachio: Akankah Tren Kuliner Ini Bertahan Lama atau hanya Sekadar Lewat?

Imron Arlado • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:31 WIB
Bukan sekedar rasa baru, fenomena pistachio membuktikan bagaimana tren media sosial mampu menjadikan kreativitas baru untuk peluang bisnis.
Bukan sekedar rasa baru, fenomena pistachio membuktikan bagaimana tren media sosial mampu menjadikan kreativitas baru untuk peluang bisnis.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Trend kuliner pistachio kini sedang ramai digemari masyarakat global hingga memicu antrean panjang berjam-jam. Awal dari munculnya tren kuliner ini adalah munculnya coklat batangan Fix Dessert Chocolatier yang berasal dari Dubai melalui platform media sosial TikTok. 

Melalui trend, para industri bakery global pun mencoba membuat menu pistachio yang baru, yang akhirnya menjadi berbagai menu inovatif seperti Dubai chewy cookie, mochi kunafa, donut pistachio, dan lainnya.

Baca Juga: Fendy Suhartanto, Sejarawan Muda Asal Bumi Majapahit, Singkap Mojokerto Era Kolonial lewat Mojokerto 1838-1942

Viralnya menu pistachio ini mendatangkan omset melimpah bagi para UMKM lokal. Berbagai kreativitas menu pun bermunculan, mulai dari pedagang martabak manis yang menambahkan menu pistachio, hingga brownies varian pistachio. 

Baca Juga: Terdakwa Rudapaksa Pacar di Mojokerto Segera Dituntut

Kecepatan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan menengah) dalam beradaptasi dengan trend ini mampu membuat mereka bersaing dengan toko kue besar. Kesuksesan trend ini juga menjadi bukti betapa cepatnya industri kuliner lokal bergerak memanfaatkan peluang global.

Seperti kebanyakan trend makanan viral di media sosial, tantangan terbesar di kuliner ini adalah dengan mempertahankan minat konsumen setelah rasa penasaran mereka terjawab. Akankah trend ini bertahan lama, atau akan tergeser dengan tren kuliner yang baru. FIRLY

Editor : Imron Arlado
pistachio dessert viral dessert kekinian makanan manis