JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Bagi para pecinta alam, Gunung Penanggungan atau yang sering disebut sebagai Puncak Pawitra selalu memiliki daya tarik tersendiri. Terletak di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, gunung dengan ketinggian 1.653 MDPL ini menjadi salah satu destinasi favorit untuk melepas lelah dari kesibukan harian.
Sejak awal melangkahkan kaki di titik awal pendakian, hawa sejuk khas pegunungan langsung menyambut. Jalur pendakian melintasi kawasan hutan pinus dan tumbuhan hijau yang memberikan suasana asri menyenangkan. Suara daun yang tertiup angin serta suara alam yang tenang seolah menjadi penawar lelah alami selama perjalanan.
Mendekati area puncak, pemandangan mulai terbuka lebar. Pengunjung akan disuguhi hamparan padang rumput luas yang membentang indah, bersanding dengan tebing-tebing yang gagah. Momen paling dinantikan oleh pengunjung adalah saat menyambut matahari terbit.
Baca Juga: Tanggul Kali Sadar Area Kota Mojokerto Tuntas Diperbaiki
Ketika matahari terbit, lautan awan tipis yang menggantung di bawah puncak dengan latar belakang Gunung Arjuno dan Welirang yang berdiri kokoh berhadapan menjadi spot foto yang tiada tandingannya.
Saat malam hari, puncak Penanggungan menyuguhkan pemandangan kerlap-kerlip lampu kota atau biasa disebut dengan city lights yang tampak bagaikan hamparan bintang di daratan.
Gunung Penanggungan terletak di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Karena lokasinya yang strategis, gunung ini sangat mudah dijangkau dari berbagai kota besar di sekitarnya.
Ada beberapa jalur pendakian resmi yang bisa Anda coba:
- Jalur Tamiajeng (Trawas, Mojokerto): Jalur paling favorit dan tergolong cepat. Jalurnya tertata rapi dan terdapat banyak pos untuk istirahat.
- Jalur Jolotundo (Trawas, Mojokerto): Cocok bagi Anda yang ingin mendaki sambil menikmati situs sejarah dan candi.
- Jalur Kedungudi (Trawas, Mojokerto): Jalur alternatif dengan perjalanan yang landai di awal dan panorama asri.
- Jalur Kunjorowesi (Ngoro, Mojokerto): Jalur yang menantang dengan pemandangan tebing dan batu berukuran sangat besar di area sekitarnya.
- Salah satu alasan mengapa Gunung Penanggungan selalu ramai dikunjungi adalah biayanya yang ramah di kantong. Berikut adalah rincian estimasi biaya yang perlu Anda siapkan:
Tiket & Parkir:
- Simaksi atau tiket masuk: Rp15.000 – Rp20.000 per orang bervariasi antar jalur.
- Parkir motor (tarif inap/camp): Rp10.000 – Rp15.000 per kendaraan.
- Parkir mobil (tarif inap/camp): Rp20.000 – Rp30.000 per kendaraan.
- Fasilitas Basecamp & Logistik:
- Mandi atau toilet basecamp: Rp2.000 – Rp5.000
- Air minum botol: Rp5.000 – Rp8.000
Konsumsi atau makanan warung: Rp10.000 - Rp25.000Meski memiliki jalur yang cukup menantang di beberapa titik puncaknya, durasi pendakian yang tergolong singkat membuat Gunung Penanggungan menjadi tempat yang tepat untuk kembali menyatu dengan alam, menghirup kesegaran udara bersih, dan mengagumi keindahan bumi Indonesia yang tiada duanya.DEVRIN
Editor : Imron Arlado